Breaking News:

Jelang Natal dan Tahun di Berau, Pedagang Pasar Sanggam Adji Dilayas Beber Harga Cabai Mulai Naik

Harga sejumlah bumbu dapur seperti komoditas cabai di pasaran Sanggam Adji Dilayas, melambung naik jelang Natal dan Tahun Baru 2021.

TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
PEDAGANG SAYUR - Aktivitas perdagangan di Pasar Sanggam Adji Dilayas. Komoditas cabai di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, melambung naik jelang Natal dan Tahun Baru 2021, Senin (14/12/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Harga sejumlah bumbu dapur seperti komoditas cabai di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur, melambung naik jelang Natal dan Tahun Baru 2021, Senin (14/12/2020).

Seperti pantauan TribunKaltim.co di pasar terbesar di Bumi Batiwakkal itu, harga cabai naik dua kali lipat dari harga sebelumnya, dengan harga kisaran Rp 30.000 - Rp 40.000 naik menjadi Rp 60.000 per kilo gramnya.

Tukina salah seorang pedagang cabai di Pasar Sanggam Adji Dilayas mengatakan, tingginya harga cabai dipengaruhi menurunnya pasokan cabai dari petani.

"Mungkin Hasil panen petani mengalami penurunan lantaran kondisi cuaca penghujan yang terjadi belakangan ini," katanya saat ditemui TribunKaltim.co, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Gara-gara Sampah, Bupati Berau Emosi saat Sidak Pasar Sanggam

Baca juga: Dana Belum Cair, Petugas Kebersihan Pasar Sanggam Belum Digaji

Baca juga: 2.500 Masker Dibagi Gratis ke Pasar Sanggam Adji Dilayas, Pjs Bupati Berau Ingatkan Patuhi Prokes

Baca juga: NEWS VIDEO Razia Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Pasar Sanggam Adji Dilayas Berau

Baca juga: Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan, Satpol PP Berau Bersama Tim Gabungan Razia di Pasar Sanggam

"Sudah hampir dua pekan harga cabai secara perlahan merangkak naik. Dan kini sudah 60 ribu rupiah per kilo gram kita ecerkan," tuturnya

Lanjut Tukina stok cabai di pasar berkurang, makanya harganya naik.

Ini karena pasokan dari petani berkurang karena gagal panen akibat kondisi cuaca.

Baca juga: Pedagang dan Pembeli di Pasar Sanggam Adji Dilayas Berau Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Baca juga: Tim Gugus Tugas Berau Tambah Satu Posko Covid-19 di Pasar Sanggam Adji Dilayas

Baca juga: BPBD-Relawan PMI Berau Bagikan Masker Kepada Pedagang dan Pengunjung di Pasar Sanggam Adji Dilayas

Sementara itu, salah seorang pembeli turut mengeluhkan mahalnya harga cabai saat ini.

Konsumen yang mayoritas ibu rumah tangga mengakui hanya pasrah dan tetap membeli cabai karena kebutuhan.

Baca juga: Warga Berharap Jalan Depan Pasar Sanggam Segera Diperbaiki

Baca juga: Tarif Parkir di Pasar Sanggam Akan Dinaikkan

Baca juga: Puluhan Kios di Pasar Sanggam-Berau Terbakar

Baca juga: Gaji Petugas Kebersihan Pasar Sanggam Belum Dibayar

Baca juga: Pedagang Pasar Sanggam Berau Minta Pengawasan Daging Beku

"Kaget pas beli harganya segini mas, terpaksa belinya seadanya saja. Biasanya kalau harga stabil saya belinya satu kilo gram, tapi karena harganya mahal saya beli sebutuhnya saja," kata Fajrah selaku pembeli.

Baca juga: Pemkab Berau Ancam Ambil Alih Kepemilikan Petak di Pasar Sanggam

"Mau berapapun harganya kalau namanya kebutuhan tetap kita beli," tuturnya.

"Saya lihat kebutuhan lainnya juga mulai naik, tapi cabai ini harganya tiba-tiba melambung," pungkasnya.

(TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim)

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved