Penanganan Covid

Rumah Sakit Khusus Penanganan Covid-19 Dibuka 16 Desember 2020 di Tokyo Jepang, Sedia 10 Dokter

Rumah Sakit khusus penanganan Corona atau covid-19 dibuka, 16 Desember 2020 di Tokyo Jepang, sedia 10 dokter

Editor: Budi Susilo
KOMPAS.COM
Ilustrasi melawan Virus Corona mengenakan masker. 

TRIBUNKALTIM.CO, TOKYO - Rumah Sakit khusus penanganan Corona atau covid-19 dibuka, 16 Desember 2020 di Tokyo Jepang, sedia 10 dokter.

Pemda Tokyo Jepang Rabu 16 Desember 2020, buka rumah sakit khusus yang baru menangani hanya pasien yang terkena virus Corona atau covid-19, saja dengan rencana jumlah tempat tidur untuk 100 pasien.

"Kita akan mulai buka besok Rabu dengan jumlah tempat tidur 32 bed terlebih dulu dan perlahan-lahan bertambah hingga 100 bed. Saat ini masih terus dalam persiapan menuju ke sana," papar Gubernur Yuriko Koike kemarin (14/12/2020).

Untuk persiapan 100 pasien tersebut dibutuhkan sedikitnya 10 dokter dan 150 perawat.

Baca juga: Melonjak Tajam, Angka Positif Corona Capai 63 Kasus di Balikpapan, Guru Hingga Nakes Ikut Terpapar

Baca juga: Peringati Hari Juang TNI AD, Pangdam VI Mulawarman Ajak Prajurit Bantu Rakyat Hadapi Pandemi Corona

Baca juga: NEWS VIDEO Kabar Ustaz Yusuf Mansur setelah Positif Corona, Pakai Popok untuk BAB

Baca juga: Peduli Sesama Saat Pandemi Corona, IIDI Samarinda Gelar Bakti Sosial, Sasar ke Rutan Kelas IIA

Saat ini baru terkumpul 3 dokter untuk 32 pasien covid-19 dan 48 perawat yang berasal dari rumah sakit umum sebanyak 19 perawat dan 29 orang perawat dari rumah sakit anak serta rumah sakit Jikei milik pemerintah Tokyo.

Perekrutan perawat telah dilakukan dua bulan lalu dan 1 Desember 2020 pertama kali dilakukan pertemuan pertama dengan semua tenaga medis rumah sakit baru tersbeut.

Terkumpul dokter dan para perawat dari 8 rumah sakit yang ada di Jepang.

"Kita ingin agar rumah sakit khusus ini berjalan lancar semaksimal mungkin agar bisa mengantisipasi pandemi Corona dengan baik pula," papar Yukiko Yasutaniya dari rumah sakit Jikei.

Harapan agar terkumpul sebanyak mungkin perawat datang dari Migiwa Tajiro yang berasal dari rumah sakit Hiroo.

Baca juga: Kala Pandemi Corona, Wapres Maruf Amin Berpesan, Soal Covid-19 Butuh Akurasi Informasi Terpercaya

Baca juga: Update Corona di Indonesia, Jumlah Pasien Meninggal dalam 1 Hari Mengejutkan dan Jadi yang Tertinggi

Baca juga: Angka Corona Terus Meningkat di PPU, Hari Ini Kasus Baru Covid-19 Capai 7 Orang

Baca juga: Gantikan Suami yang Meninggal Karena Corona, Istri-istri Ini Menangkan 2 Quick Count Pilkada Kaltim

"Berat memang masih kekurangan banyak perawat. tetapi saya yakin dengan kerjasama kita semua mungkin nantinya bisa terkumpul banyak perawat dengan jumlah yang diperkukan. Kalau tidak demikian, pasien 100 orang perawat berkekurangan sangat repot sekali repot nanti," ungkap Tajiro.

Para tenaga medis mendapat pelatihan selama dua minggu sejak 1 Desember lalu sehingga besok Rabu (16/12/2020) rumah sakit bia dibuka untuk umum bagi pasien terinfeksi covid-19.

Para tenaga medis mendapat pendidikan pula dari rumah sakit pemda yang ada di Fuchu Tokyo selama ini dan rumah sakit tersbeut banyak membantu pula mencarikan dokter serta perawat lainnya.

Baca juga: Penanganan Kasus Covid-19 di Kutim, Sebanyak 2.574 Pasien Corona Dinyatakan Sembuh

Baca juga: Cara Mengembalikan Indera Penciuman karena Corona, Kenali 4 Bau Berbeda Dua Kali Sehari

Baca juga: Capai 141 Persen di Masa Pandemi Corona, PAD Sektor Wisata Balikpapan Lebihi Target

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

10 Cara Pencegahan Virus Corona

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved