Berita Nasional Terkini
Bangkitkan UMKM, Pegadaian Gandeng IWAPI, Siapkan Pembiayaan dan Tabungan Emas Seluruh Indonesia
PT Pegadaian (Persero) menggandeng Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ( IWAPI ) untuk membangun pemberdayaan anggota, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
Penulis: Heriani AM | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - PT Pegadaian (Persero) menggandeng Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ( IWAPI ) untuk membangun pemberdayaan anggota, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ( UMKM ), dan koperasi.
Melalui agen Pegadaian yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Pegadaian Persero Kuswiyoto dengan Ketua Umum DPP IWAPI Nita Yudi, Selasa (5/1/2021).
Sementara penandatanganan perjanjian kerjasama ditandangani oleh Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan, Damar Latri Setiawan, dengan Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi.
Direktur Utama PT Pegadaian Persero, Kuswiyoto menyambut baik kerja sama ini. IWAPI sebagai organisasi wanita pengusaha dengan jumlah anggota dan jaringan bisnis yang luas.
Baca juga: Pemanfaatan Teknologi Antar Pegadaian Raih Penghargaan TOP DIGITAL Innovation Award 2020
Baca juga: Pegadaian Beri Pinjaman Modal Usaha Hingga Rp 2 M, Cukup Dengan Agunan Surat Penagihan Utang
Baca juga: LINK dan Cara Daftar Online Pinjaman Modal Produktif dari Pegadaian, tak Perlu Jaminan Aset Fisik
Diharapkan dapat membantu UMKM di Indonesia cepat naik kelas dan dapat membantu Pemulihan Ekonomi Nasional dengan menjadi agen Pegadaian.
Kerja sama juga akan berfokus pada penyediaan layanan Tabungan Emas dan fasilitas pembiayaan bagi para anggota IWAPI seluruh Indonesia.
"IWAPI mempunyai anggota 30 ribu lebih di Indonesia yang berfokus pada UMKM. Kerja sama dengan IWAPI,kita akan membantu para pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan dengan menjadi agen Pegadaian," ujar Kuswiyoto secara tertulis kepada Tribunkaltim.co, Rabu (6/1/2020).
Selain itu Kerja sama akan fokus pada penyediaan layanan Tabungan Emas dan fasilitas pembiayaan.
Sementara Ketua Umum DPP IWAPI, Nita Yudi mengatakan penandatanganan MoU dengan Pegadaian merupakan kerja sama yang strategis, khususnya di tengah pandemi.
Baca juga: Pegadaian Salurkan Pinjaman UMKM Rp 300 Miliar Melalui Akseleran
Baca juga: Tetap Berprestasi di Masa Pandemi, Pegadaian Raih Penghargaan Marketer of The Year 2020
Baca juga: Kinerja Kinclong di Masa Pandemi, Pegadaian Raih Tiga Penghargaan BUMN Award 2020
Baca juga: Pegadaian dan Dirjen Pajak Lanjutkan Kerjasama Integrasi Data Perpajakan
Nita menilai Pegadaian merupakan salah satu BUMN yang mampu membangkitkan UMKM, melalui bisnis yang dimiliki yaitu pembiayaan untuk UMKM, keagenan dan Tabungan Emas.
Melalui kerja sama yang terbina, Nita berharap dapat terlaksana dengan baik, dan meningkatkan pendapatan tidak hanya bagi anggota, tetapi juga bagi pelaku UMKM.
MOU ini merupakan suatu kemitraan yang sangat strategis, terutama di masa pandemi.
Hal tersebut karena banyak anggota dan pelaku UMKM yang terdampak.
"Kerjasama dengan Pegadaian akan membantu UMKM dalam meningkatkan pendapatan melalui keagenan dan pengembangan usaha melalui pembiayaan UMKM," urai Nita.
Kolaborasi Pegadaian dan IWAPI merupakan kerja sama pertama di awal tahun 2021.