Berita Samarinda Terkini

Longsor di Jalan Patimura Samarinda, Warga Keluhkan Akses Jalan ke Pemda, Dishub Alihkan Jalan 

Material tanah kembali longsor di Jalan Patimura, RT 17, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
LONGSOR DI SAMARINDA - Pengalihan arus lalu-lintas demi hindari jalur yang mengalami tumpahan tanah longsor. Longsor pada badan Jalan Pattimura, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda. Pengguna jalan kini tak bisa melintas dan mencari jalur lain. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Material tanah kembali longsor di Jalan Patimura, RT 17, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Kontan kejadian tanah longsor tersebut tentu saja dikeluhkan warga yang melintas.

Saat pemantuan TribunKaltim.co di lapangan, Rabu (13/1/2021) sore, terungkap dari beberapa warga Kota Samarinda.

Satu di antaranya, Yohanes (35), warga sekitar yang akan berangkat bekerja mengeluhkan akses jalan yang tak kunjung mendapat penanganan serius dari pemerintah kota maupun provinsi Kalimantan Timur.

Baca juga: Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Amblas, Sejumlah Rumah Rusak Parah dan Longsor ke Jurang

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Tanah Longsor Jalan Pattimura Samarinda Masih Terus Bergerak 

Baca juga: Longsor Terjang 4 Rumah Warga di KM 6 Desa Purwajaya Kutai Kartanegara, Para Korban Ngungsi

Dari data tercatat, jalan ini merupakan kewenangan pihak Provinsi Kalimantan Timur.

"Saya sudah mau kerja tadi, mutar balik, coba buat saja dulu jalan sedikit, buka jalan longsor biar bisa dilewati motor saja," keluhnya saat akan melintas.

Tak hanya itu, Yohanes menilai adanya alat berat disekitar lokasi yang tak kunjung bergerak membersihkan, membuatnya geleng kepala.

Baca juga: 14 Januari 2021 Lima Petugas Tenaga Kesehatan Rumah Sakit AWS Samarinda jadi Vaksinator Covid-19

Baca juga: Ini Pesan Sekkot Samarinda Kepada Warga Terkait Vaksin Sinovac Covid-19

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Samarinda, 4 Kecamatan Masuk Zona Merah, Bertambah 73 Kasus Positif Covid-19

Bertambahlah keluh kesahnya, yang mana pemerintah seperti acuh terhadap kondisi jalan.

"Ini ada alat (berat) tapi nggak gerak-gerak (membersihkan). Saya minta Walikota turun tinjau agar bisa dikerjakan bagus-bagus ini," sebutnya.

Terpisah saat ditemui di lokasi longsoran, Plt Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Timur, Endang Suherlan melakukan rekayasa jalan untuk pengendara jalan.

Ada Pengalihan Perlintasan

Jalur dialihkan sementara hingga dinas terkait selesai melakukan pembersihan material tanah.

"Kami dari Dishub provinsi melakukan rekayasa dan libatkan Dishub Samarinda dan Satlantas Polresta Samarinda, personel ditempatkan di lokasi longsor serta mengatur lalin dijalan yang ditutup. Kami tutup di depan titik longsor. Kami juga sudah koordinasi dengan Dinas PUPR provinsi untuk ketersediaan alat. Excavator belum jalan menunggu kesiapan dumptruck. Dumptruck ada satu, ini belum jalan nunggu operator," jelasnya Rabu (13/1/2021).

Untuk jalur yang ditutup, Endang Suherlan mengatakan penutupan dari dua arah. Karena jalur longsoran sendiri yang memang tidak bisa dilintasi kendaraan.

Ia berharap, jika memang pengerjaan selesai di satu sisi badan jalan, maka akan dibuka dengan memanfaatkan satu sisi jalur dan nanti dibagi dua.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved