Berita Bontang Terkini
Sembilan Hari Pencarian Ketua MUI Marangkayu Nihil, Hilang karena Memancing di Telaga Serang Bontang
Sudah sembilan hari lamanya, Muhammad Toha hilang di lautan Telaga Serang Bontang, Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Sudah sembilan hari lamanya, Muhammad Toha hilang di lautan Telaga Serang Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.
Pemancing asal Santan Ilir, Kutai Kartanegara itu hilang sejak kapalnya karam usai diseruduk Tengker di perairan Telaga Serang, sekira pukul 04.00 dini hari pada Minggu (10/1/2021) lalu.
Selang beberapa jam usai kapalnya karam, ketiga rekan Muhammad Toha berhasil dievakuasi oleh salah satu nelayan asal Berbas Pantai yang jaraknya tak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu juga, Muhammad Toha hilang entah kemana.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang yang dibantu Basarnas dan Polair Polres Bontang gagal menemukan Muhammad Toha.
Baca juga: Marak Penyebaran Covid-19 di Bontang, Pemkot dan DPRD Pangkas Aktivitas Perjalanan Dinas Luar Kota
Baca juga: Proyek Grass Root Refinery di Bontang Batal, Tim Percepatan Pembangunan Kilang Minyak Dievaluasi
Baca juga: Cara Pengusaha Kafe dan Warkop Jalankan Bisnisnya di Tengah Ketatnya Aturan PPKM Kota Bontang
Pun Tim Rescure yang mencari korban telah memperluas radius pencarian dari lokasi kejadian. Namun hasilnya tetap nihil.
“Masih nihil,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Ahmad Yani, Senin (18/01/2021) kemarin.
Yani menuturkan, pihaknya akan melakukan evaluasi, terkait pencarian lanjutan.
Baca juga: Video Detik-Detik Korban Tenggelam Diselidiki Polisi, Rekan Korban tak Menyangka Akan Tenggelam
Baca juga: Jasad Bocah Tenggelam di Sungai Karang Mumus Samarinda Ditemukan Tersangkut di Kolong Rumah Warga
Baca juga: Pemkot Bontang Ajak Perusahaan Swasta Bisa Terapkan WFH Sesuai Skema Surat Edaran Terkait PPKM
Ia pun belum bisa memastikan apakah pencarian akan diteruskan atau tidak.
“Karena belum rapat. Disana akan dibahas semua faktor eksternal dan internalnya,” sebut pria pemurah senyum itu.
Sementara itu, KBO Polair Polres Bontang Iptu Edi Mujianto menyebutkan pencarian dilakukan hingga 9 hari sejak hilangnya korban. Percarian korban Toha sempat terkendala lantaran beberapa hari terakhir cuaca buruk hingga tingginya gelombang.
"Iya kita beberapa hari itu memang terkendala dengan cuaca buruk," pungkasnya.
Baca juga: Dandim Bontang Ancam Tutup Paksa Rumah Makan dan Kafe yang Tidak Taat Terapkan PPKM
Baca juga: Cegah Covid-19, Skema Ruang Tahanan di Polres Bontang Diubah, Jika Penuh Dititip ke Lapas dan Polsek
Nelayan Toha merupakan satu dari 4 nelayan. Sementara tiga orang kawannya, yakni Sadaruddin, Mustarin, serta Yunus berhasil diselamatkan.
Dalam pencarian biasanya dilakukan BPBD, Basarnas, Rescue Zine Tugboat Chevron, dan pihak keluarga korban.
Hari Ketiga Masih Misterius
Berita sebelumnya. Upaya pencarian di hari ketiga terhadap pemancing yang hilang di perairan Telaga Serang Kota Bontang, Kalimantan Timur belum juga menemukan hasil yang diinginkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pencarian-hari-kesembilan-belum-ketemu.jpg)