Berita Nasional Terkini

Hak Politik Eks HTI akan Dicabut Seperti PKI, Ismail Yusanto Tak Tinggal Diam, Bukan Ormas Terlarang

Hak politik eks HTI akan dicabut seperti PKI, Ismail Yusanto tak tinggal diam, bukan ormas terlarang

Kolase Tribun Kaltim
Eks Jubir Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI) Ismail Yusanto 

TRIBUNKALTIM.CO - Salah satu pasal di RUU Pemilu yang disorot yakni hilangnya hak politik eks Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI).

Diketahui, dalam RUU Pemilu, peluang,menjadi anggota DPR maupun kepala daerah tertutup bagi mantan anggota ormas mengusung khilafah ini.

Sebelumnya, eks anggota Partai Komunis Indonesia ( PKI) juga kehilangan hak politik.

Sekadar informasi, PKI ditetapkan sebagai ormas terlarang.

Sementara, HTI tak lagi eksis usai Pemerintah mencabut status Badan Hukum Perkumpulan HTI.

HTI disebut-sebut sebagai organisasi yang ingin mengganti ideologi Pancasila menjadi khilafah.

Baca juga: Nasib Abu Janda, Bakal Susul Ambroncius Nababan, Diksi Ini Jadi Bukti Dugaan Rasis ke Natalius Pigai

Baca juga: TNI AU Beber Latar Belakang Kapolri Baru Listyo Sigit, Sama dengan Panglima TNI, Terkuak dari Alamat

Mantan juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto angkat bicara mengenai pelarangan eks anggota HTI mengikuti pemilu.

Diketahui, dalam draf revisi UU Pemilu yang kini tengah bergulir di DPR, mencantumkan larangan bagi eks anggota HTI mengikuti pemilu di setiap tingkatan.

Ismail menyatakan, berdasarkan putusan Menkumham tahun 2017, status BHP ( Badan Hukum Perkumpulan) HTI memang telah dicabut.

Namun, menurutnya hal itu tidak serta merta membuat HTI disebut sebagai organisasi terlarang layaknya PKI.

"Tapi tidak lantas berarti menjadi ormas terlarang.

Dan tidak ada juga diktum yang menyatakan HTI sebagai ormas terlarang," kata Ismail saat dihubungi Tribunnews, Kamis (28/1/2021).

Oleh karena itu, menurut Ismail ketentuan dalam draf RUU Pemilu itu jelas telah melampuai batas.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved