Breaking News:

Virus Corona di Samarinda

50 Pedagang Pasar Pagi Samarinda Disuntik Vaksin Sinovac, Walikota Canangkan Pasar Tangguh Covid-19

Sebanyak 300 pedagang Pasar Pagi Samarinda menerima suntik vaksin sinovac di Kantor UPTD Pasar Pagi Samarinda, pada Kamis (4/3/2021). Vaksinasi terse

TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Suasana Vaksinasi Covid-19 yang diberikan kepada para pedagang Pasar Pagi Samarinda, Kamis (4/3/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Sebanyak 300 pedagang Pasar Pagi Samarinda menerima suntik vaksin sinovac di Kantor UPTD Pasar Pagi Samarinda, pada Kamis (4/3/2021).

Vaksinasi tersebut merupakan bagian dari vaksinasi tahap dua di Kota Tepian, julukan Kota Samarinda.

Walikota Samarinda, Andi Harun menuturkan, vaksinasi covid-19 harus dimasifkan.

Baca juga: Walikota Balikpapan Rizal Effendi Bakal Beri Sanksi kepada ASN yang Tidak Mau Divaksin Covid-19

Baca juga: Waspada Gejala Varian Corona B117, Satgas Covid-19 Balikpapan Imbau Kenali Cirinya

Vaksinasi yang berikan kepada pedagang ini, salah satu langkah Pemkot dalam penanggulangan Virus Corona.

"Vaksinasi adalah satu upaya kita dalam peningkatan intensitas penanggulangan Covid-19," ucapnya.

Ia menambahkan, vaksinasi yang dilakukan kepada para pedagang tersebut merupakan langkah menuju program Pasar Tangguh Covid-19.

Pasar Tangguh ini akan memberlakukan intensitas pendisiplinan protokol kesehatan.

Dari tadinya di pasar dirasa kurang penerapan protokol kesehatan dengan pencanangan Pasar Tangguh Covid-19, maka para pedagang dan pembeli, dengan kesadarannya sendiri mau terlibat memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Insya Allah dengan semua menaati 3M, maka mata rantai Covid-19 terisolir. Sehingga suatu saat Samarinda benar-benar menjadi tangguh Covid-19," ujarnya.

Sekadar diketahui, target vaksinasi di Pasar Pagi Samarinda berjumlah 300 dosis vaksin untuk 1.750 pedagang.

Tetapi adanya pembatasan per harinya vaksinasi dibatasi sebanyak 50 dosis.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismed Kusasih mengaku senang melihat antusiasme dari para pedagang yang mau disuntik vaksin sinovac.

Baca juga: BREAKING NEWS Muswil KKSS Kaltim Belum Mulai, Beberapa Pendukung Berkerumun Saling Adu Argumen

Baca juga: Rudy Masud Maju jadi Calon Ketua KKSS Kaltim, Alimudin Sang Pesaingnya Enggan Berkomentar

"Ini membuktikan bahwa masyarakat sekarang percaya bahwa vaksin itu adalah salah satu cara memutus rantai Covid-19. Bahkan ada salah satu pendaftar yang masuk kategori lansia," tuturnya.

Selanjutnya, nanti akan ada lagi vaksinasi di pasar lain, selain dari pasar Pagi Samarinda.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved