Breaking News:

Berita PPU Terkini

Amankan Aset Pemkab PPU, BKAD Lakukan Stikerisasi Mobil Dinas

Hal itu juga tertuang pada Peraturan Bupati (Perda) no 48 tahun 2020 tentang tentang penanganan dan pemeliharaan barang milik negara.

TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Mobil dinas Sekda PPU Muliadi juga turut ditempel stiker.TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menjaga kemananan aset negara, dilakukan stikerisasi terhadap kendaraan roda empat milik pemerintah daerah.

Hal itu juga tertuang pada Peraturan Bupati (Perda) no 48 tahun 2020 tentang tentang penanganan dan pemeliharaan barang milik negara.

Secara simbolis pada hari ini, Senin (8/3/2021), Sekretaris Daerah PPU, Muliadi secara simbolis melakukan penempelan stiker pada mobil dinas yang  dikendarai.

Baca juga: UMKM di Kaltim Menunjukkan Arah Transformasi Digital yang Meningkat, Pasarkan Produk secara Online

Kepala Bidang Pengelolaan Aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten PPU Denny Handayansyah mengatakan, proses pemasangan stiker saat ini sudah mulai dilakukan.

Dari data yang disebutkan sebanyak 357 mobil dinas sudah tercatat akan ditempel stiker.

"357 unit kendaraan sampai akhir Maret kita lakukan stikerisasi, makanya kita targetnya dengan stiker 500 unit. Makin hari kan makin nampak mobil-mobil yang belum terdaftar yang banyak dikuasi oleh pihak lain," kata Denny, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Truk Terparkir di Tepi Jalan Ring Road Samarinda, ketika Dicek Sopirnya Ditemukan tak Bernyawa

Baca juga: Dinas Perdagangan Instruksikan Pedagang Tempati Lapaknya di Dalam Pasar Pandan Sari Balikpapan

Dikatakan Denny, tujuan pemasangan stiker ini agar kendaraan operasional tidak disalahgunakan pemakaiannya.

Karena kendaraan operasional ini hanya bisa digunakan saat melakukan pekerjaan kedinasan.

Ia juga berharap dengan adanya upaya pengamanan aset negara melalui pemasangan stiker tersebut mampu mengamankan aset miliki daerah agar tidak dikuasi oleh pihak lain.

Baca juga: Areal Konsesi Milik PT MHU di Loa Kulu Kukar Diduga Digali Perusahaan Lain

Baca juga: Gunung Bugis tak Lagi Jadi Sarang Transaksi Narkoba, Polisi Endus Pergeseran Area di Balikpapan

Semetara itu, Denny mengungkapkan jika ada sebagian pihak yang tidak mengikuti aturan tersebut dengan tidak melakukan stikerisasi terhadap kendaraan roda empat pihaknya akan melakukan penahanan intesif (TPP).

"Kalau meguasi aset negara kan ada di perbub jelas pasal 6 huruf H, TPP bisa kita tahan, aset bergerak dan tidak bergerak, bukan hanya mobil, misalkan dia bawa laptop kemudian dia gak mengembalikan seharunya wajib dibalikin, kalau gak bdibakikin ya udah kita akan lakukan TPP.," ujarnya.

Penulis : Dian MS/Editor: Samir Paturusi

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved