Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Gali PAD di Sektor Pajak Kendaraan, Bapenda Gandeng Bankaltimtara Tingkatkan Layanan secara Online

Kondisi geografis Benua Etam bisa dibilang unik. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kaltim guna menghadir

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Rahmad Taufiq
HO/TRIBUNKALTIM.CO
Gubernur Kaltim Isran Noor meresmikan kantor Samsat Pembantu di Ruko Segiri Kota Samarinda, Senin (8/3/2021). Pemerintah Provinsi Kaltim optimistis pendapatan di sektor pajak meningkat di tahun 2021. 

Sementara itu, Kepala Bapenda Kaltim Ismiati mengatakan, pihaknya sengaja menggandeng Gojek
sebagai bentuk pemanfaatan teknologi.

Perusahaan start-up karya anak bangsa ini begitu familiar di tengah masyarakat.

Selain menyediakan jasa transportasi, Gojek mengembangkan beragam fitur salah satunya Go Tagihan.

“Jadi, nanti masyarakat bisa membayarkan pajak kendaraan bermotor lewat Go Tagihan di Gojek,” kata Ismiati.

Dia mengatakan, langkah yang diambil Bapenda akan mendatangkan manfaat bagi banyak pihak.

Ia mengatakan dengan beragamnya pilihan cara pembayaran, maka diharapkan berbanding lurus dengan penerimaan di kas daerah.

Ismiati mengatakan potensi kendaraan yang ada di Kota Tepian, yakni 764.335 unit R2 dan 129.553 unit R4, maka ditargetkan pada 2021 akan mengumpulkan penerimaan PKB dan BBNKB sebesar Rp 592 miliar.

Bila dipersentasekan, jumlahnya mencapai 32 persen dari total target se-Kaltim sebesar Rp 1,8 triliun.

“Potensi penerimaan dari Samarinda tadi tidak seluruhnya untuk Pemprov Kaltim, tapi disalurkan kembali ke Pemkot Samarinda lewat Dana Bagi Hasil (DBH),” paparnya.

Pada tahun 2020, Pemkot Samarinda menerima sekitar Rp 309,44 miliar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved