Breaking News:

Penyerahan Tersangka Kasus Pajak

Perusahaan Transportir BBM Rawan Tidak Bayar Pajak di Kaltim, DJP Kaltimtara Beri Atensi

Sektor usaha transportasi ini, dinilai berpotensi besar terjadi penghindaran wajib pajak bahkan tidak sama sekali membayar pajak dari barang kena paja

TRIBUNKALTIM.CO/ NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen, dan Penyidikan Kanwil DJP Kaltimtara Windu Kumoro dalam suatu acara beberapa waktu lalu. TRIBUNKALTIM.CO/ NEVRIANTO HARDI PRASETYO. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimtara menyoroti secara khusus (atensi) perusahaan yang bergerak sebagai pemasok BBM (transportir) di Kalimantan Timur.

Sektor usaha transportasi ini, dinilai berpotensi besar terjadi penghindaran wajib pajak bahkan tidak sama sekali membayar pajak dari barang kena pajak.

Baca juga: Gubernur Isran Noor Usul PPh Perusahaan Disetor ke Daerah, DJP Kaltimtara Sebut Harus Ubah Regulasi

Teranyar PPNS Kanwil DJP Kaltim-Kaltara mengeksekusi Direktur PT PEL, berinisial AA, dan menetapkannya tersangka atas tindak pidana perpajakan yang dilakukan.

AA diduga kuat memainkan faktur pajak, dengan memotong dari transaksi bisnis transportir perusahaannya.

Namun setelah memotong, AA lantas tidak menyetorkan pajak yang harusnya wajib untuk dibayarkan.

Akibatnya, negara merugi dari sektor pajak sebesar Rp 1,6 miliar. 

Ekseskusi pada AA persisnya dilakukan di Cimahi, Provinsi Jawa Barat, dan kini telah  berproses hukum di Kejari Samarinda untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri atau PN Samarinda serta dilakukan penahanan tepatnya di Rutan Polsek Samarinda Kota.

Baca juga: Deadline 31 Maret 2021, 3 Sanksi Jika Tak Lapor SPT Tahunan, Cara Buat Akun DJP Online & E-Filing

Kepala DJP Kaltimtara Max Darmawan melalui Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen, dan Penyidikan Kanwil DJP Kaltimtara Windu Kumoro menyampaikan bahwa perkara pidana perpajakan dari data yang terhimpun memang dari perusahaan pemasok BBM.

“Paling banyak pidana perpajakan, yang ditangani memang terkait dengan distribusi BBM,” jelas Windu Kumoro, Jumat (26/3/2021).

Bukan tanpa alasan, Windu Kumoro menyampaikan hal tersebut.

Baca juga: DJP Kaltimra Gelar Talk Show, Bahas Strategi hingga Peranan Pajak bagi Penanganan Covid-19

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved