Jumat, 24 April 2026

Berita Tarakan Terkini

Peringatan Hari PMI Sedunia di Tarakan, Beri Sembako ke Penggali Kubur dan Marbot Masjid

Momen Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia 2021 yang jatuh 8 Mei hari ini turut diperingati Palang Merah Indonesia.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Plt PMI Kota Tarakan, Hamid Amren, saat memberikan parcel kepada salah penggali kubur di Kota Tarakan, Kalimantan Utara pada Sabtu (8/5/2021). TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

Berita sebelumnya. Kepala Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan, dr Edy Samudro mengatakan PMI Tarakan belum mampu menyediakan darah plasma konvalesen, lantaran PMI Tarakan belum memiliki peralatannya.

Sehingga bila ada permintaan, PMI harus melakukan koordinasi dengan PMI di wilayah lain yang memiliki peralatan tersebut.

“Di Indonesia yang sudah bisa mengolah darah menjadi plasma konvalesen hanya di kota-kota besar. Seperti Jakarta, Surabaya, dan Malang,” ujarnya kepada TribunKaltara.com, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: Jalan Km 11 Balikpapan-Samarinda Kaltim Sudah Selesai, Masuk Rencana Beautifikasi

Baca juga: Harga Sembako di Balikpapan, Komoditi Cabai Rawit Naik, Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Melalui plasma konvalesen itu, orang yang pernah terpapar covid-19 dapat berkontribusi dalam peningkatan kesembuhan bagi pasien covid-19, yaitu dengan cara menjadi pendonor untuk membantu terapi plasma konvalesen.

Kekebalan tubuh orang yang pernah terpapar covid-19 dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imun tubuh dari pasien covid-19 dengan gejala sedang hingga berat.

“Tapi tetap harus rajin berolahraga, makan makanan bergizi yang cukup, konsumsi vitamin, dan lain sebagainya,” tuturnya

Edy mengatakan, PMI Tarakan berencana menyediakan hal-hal yang dibutuhkan guna mengolah darah plasma konvalesen.

Baca Juga: Ketua PMI Tarakan HM Yunus Abbas Wafat, Beginilah Sepak Terjangnya Semasa Hidup

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan mengadakan peralatan dan SDM sendiri, supaya dapat melaksanakan donor plasma konvalesen di Tarakan," tuturnya.

Dia mengatakan alat plasma konvalesen juga tidak hanya untuk menghasilkan darah plasma konvalesen.

Namun juga untuk mengolah darah menjadi trombosit, dan sebagainya.

"Harganya itu sekitar Rp 1 miliar. Kalau ada anggaran kita akan beli alatnya," katanya.

Penulis Andi Pausiah | Editor: Budi Susilo

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved