Berita Samarinda Terkini
5 Guru Terima Penghargaan Guru Penggerak dari Disdik Samarinda
Kota Samarinda termasuk salah satu dari 56 daerah kabupaten/kota yang menjadi sasaran program guru penggerak yang saat ini
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dalam meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini, kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi melalui menteri Nadiem Makarim mencanangkan program guru penggerak PGP bagi para pendidik di tanah air.
Kota Samarinda termasuk salah satu dari 56 daerah kabupaten/kota yang menjadi sasaran program guru penggerak yang saat ini telah memasuki angkatan kedua.
Pelaksanaan PGP ini menyasar para guru TK, SD dan SMP di Kota Samarinda dan untuk mengikuti program tersebut peserta tidak dipungut biaya.
Baca Juga: Pedagang Tepian Mahakam Temui Angkasa Jaya, Ketua Komisi 3 DPRD Samarinda Tunggu Langkah Pemkot
Baca Juga: Gudang Sebuah Perusahaan di Samarinda Terbakar Karena Konsleting Listrik
Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Asli Nuryadin pada Senin (31/5/2021) menyerahkan sertifikat penghargaan kepada 5 guru di kota Samarinda yang berhasil lulus, dalam program yang dicanangkan Kemendikbudristek tersebut di halaman kantor dinas Pendidikan Kota Samarinda, Jalan Biola nomor 4A, Kota Samarinda.
"Kita harapkan untuk para guru yang telah mengikuti program guru penggerak kedepannya bisa menjadi pemimpin pendidikan di sekolahnya, masing-masing dan menularkan pengalaman serta ilmunya kepada guru-guru yang lain," ungkap Asli.
Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Wawali Samarinda Rusmadi Sorot Nilai Luhur Gotong Royong
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Samarinda Hari Ini, Ibu Kota Kaltim Diprediksi Cerah Sepanjang Hari
Program pendidikan guru penggerak adalah program kepemimpinan bagi para guru untuk dapat menjadi pemimpin pembelajaran di sekolah atau kelas nya.
Menurut mendikbudristek, Nadiem Makarim, tujuan program ini adalah agar para guru dapat menciptakan metode dan suasana belajar yang menarik serta efektif, kemudian diharapkan para pemimpin sekolah di masa depan nantinya akan berasal dari para alumni program guru penggerak ini. (*)