Speedboat Terbalik di Nunukan

Korban Hilang dalam Kecelakaan Maut Speedboat di Sembakung Nunukan Ditemukan Tewas

Operasi pencarian satu korban speedboat terbalik di perairan sungai Sembakung, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara.

Editor: Budi Susilo
HO/Basarnas Tarakan
Jahra, korban speedboat terbalik di perairan sungai Sembakung ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (8/6/2021) pada pukul 12.00 Wita. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Operasi pencarian satu korban speedboat terbalik di perairan sungai Sembakung, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, dinyatakan selesai dan ditutup.

Jahra, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (8/6/2021) pada pukul 12.00 Wita.

Demikian diutarakan oleh Kepala Kantor SAR Tarakan, Amiruddin kepada Tribunkaltara.com.

Dia mengatakan, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga: DPRD Kaltara Cecar Dishub soal Penyebab Kecelakaan Speedboat Ryan di Nunukan

Kurang lebih 4 kilometer dari lokasi kejadian perkara yang mengarah ke muara sungai.

Korban ditemukan pukul 12.00 Wita. Tapi informasi dari lapangan masuk ke kami pukul 14.30 Wita.

Karena terkendala jaringan. "Selanjutnya korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas Desa Atap," kata Amiruddin kepada TribunKaltara.com, melalui telepon seluler, pukul 15.40 Wita.

Adapun identitas korban yang berhasil ditemukan itu yakni bernama Jahra, jenis kelamin perempuan, usia 47 tahun, asal Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Kisah Korban Speedboat Terbalik di Nunukan, Niat Menghadiri Pernikahan Keluarga di Desa Atap

Lebih lanjut, dia katakan, tim SAR gabungan telah dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.

Unsur-unsur yang terlibat kembali kesatuan masing-masing.

Sehingga jumlah korban ada 31 orang. Sementara itu, 25 orang di antaranya selamat dan 6 orang meninggal dunia.

Terpisah, Camat Sembakung, Zulkifli mengaku saat ini korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Desa Atap dan sedang proses outopsi.

Baca Juga: Larangan Mudik Bulungan, Hanya Berangkatkan 13 Speedboat Saja, Pelabuhan Kayan II Sepi

Ini sedang proses outopsi. Setelah itu pihaknya serahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

"Keluarga korban di Sembakung juga kebetulan ada acara kawinan," ungkapnya.

Pencarian Satu Korban Masih Nihil

Berita sebelumnya. Upaya pencarian 1 korban tenggelam akibat speedboat terbalik masih terus dilakukan, di Desa Pelaju, perairan sungai Sembakung, Kabupaten Nunukan, Selasa (08/06/2021).

Kepala Kantor SAR Tarakan, Amiruddin mengatakan, pada pukul 06.30 Wita tim SAR sudah melanjutkan pencarian di sekitar lokasi kejadian perkara sesuai rencana operasi yang telah dibuatnya.

Dalam operasi pencarian itu terdiri dari Basarnas Tarakan, Polairud Polda Kaltara, Polsek Sembakung, Muspika Kecamatan Sembakung, Bakamla, UPP Kelas III P. Bunyu, Danramil Sembakung, Kampung Siaga Bencana (KSB), Destana, Tagana, Dinas Perhubungan, tim kesehatan, UPT BPBD Sembakung, PMI Kota Tarakan, dan masyarakat Desa Pelaju.

Baca Juga: Jasa Raharja Santuni Korban Kecelakaan Speedboat di Sembakung Nunukan

Baca Juga: Dishub Kaltara Ungkap Kecelakaan Speedboat Ryan di Nunukan Karena Masuk Pusaran Air

Menurutnya, pencarian di perairan sungai Sembakung menggunakan pola penyapuan atau penyisiran.

Ia menduga kuat korban masih di sekitar LKP.

"Sorti pertama masih nihil dan dimulai pada pukul 06.30-12.00 Wita. Sorti pertama terbagi 3 tim.

Tim pertama terdiri dari Basarnas, Polsek Sembakung dan Camat Sembakung.

Fokus pencarian masih di sekitaran LKP," kata Amiruddin kepada Tribunkaltim.co, melalui telepon seluler, pukul 12.30 Wita.

Baca Juga: Satu Korban SB Riyan Speedboat Terbalik di Nunukan Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Kembali Melaut

Baca Juga: Agen Akui Izin Berlayar Pemilik Speedboat yang Terbalik di Nunukan Belum Terbit

"Tim Kedua terdiri dari anggota Koramil Sembakung, masyarakat dan UPT BPBD Sembakung. Fokus menyisir aliran sungai sebelah kiri menuju muara sekira 1 kilometer. Dikarenakan arus sungai yang deras.

Tim ketiga terdiri dari Polairud, Tagana, Polda Kaltara, dan masyarakat. Mencarinya mengarah ke hulu bagian tepi sebelah kanan menyisir dengan radius jarak 1 kilometer," ucapnya.

Dia menuturkan, sorti kedua akan dilanjutkan dengan pola yang sama setelah istirahat mulai pukul 13.00-17.00 Wita.

Namun, untuk pencarian sorti kedua kata Amiruddin pihaknya akan memperlebar area pencarian. Sebelumnya pada pagi tadi radius pencarian 1 kilometer.

Sementara untuk siang nanti mulai 2 meter sampai 2,5 kilometer.

"Fokus kami muara dan hulu karena arus pasang dan surut. Kalau surut mengarah ke hulu kalau pasang mengarah ke muara. Cuaca hari ini cerah berawan. Gelombang tidak terlalu signifikan karena lokasi kejadian perkaranya berada di dalam Sungai Sembakung," ujarnya.

Baca Juga: Speedboat Terbalik Tewaskan 7 Penumpang di Kaltara Disebut Over Kapasitas, Ini Penjelasan Pengelola

Baca Juga: Agen Speedboat Riyan Bantah tak Siapkan Pelampung

Tak hanya itu, Amiruddin juga membeberkan kendala pencarian di lapangan selain arus sungai yang deras, juga banyak potongan kayu yang terbawa arus.

Sehingga membuat personel sering menghindari pohon yang bertebaran di bantaran sungai.

"Selain arus sungai yang deras. Banyak juga potongan kayu yang terbawa arus. Sehingga membuat personel sering menghindari pohon yang bertebaran di bantaran sungai," ungkapnya.

Sekadar diketahui, identitas korban yang masih dalam pencarian yakni bernama Jahra, jenis kelamin perempuan, usia 47 tahun, asal Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. 

Berita tentang Nunukan

Penulis Febrianus Felis | Editor: Budi Susilo

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved