Breaking News:

Berita Berau Terkini

Dinas Pendidikan Berau Akui Rawan Ijazah Palsu di Pemilihan Kepala Kampung

Dinas Pendidikan Berau, mengakui dalam Pemilihan Kepala Kampung, ijazah paling rawan untuk dipalsukan.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Rapat Koordinasi Pilkakam Serentak 2021, membahas terkait pendidikan terakhir calon kepala kampung dan legalitas Ijazah.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Pendidikan Berau, mengakui dalam Pemilihan Kepala Kampung, ijazah paling rawan untuk dipalsukan.

Kepala Bidang Paud dan Pendidikan Non Formal (PNF) Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Juliansyah sepakat bahwa hal yang paling menjadi sorotan adalah potensi ijazah palsu.

“Betul memang, bahwa yang paling rawan untuk dipalsukan itu adalah jenis ijazah paket dibanding ijazah formal lainnya,” jelasnya kepada TribunKaltim.Co, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Perkebunan Kakao di Berau Berpotensi Bisa Sumbang Pendapatan Asli Daerah

Baca Juga: Jadwal Pemilihan Kepala Kampung Serentak 2021 di Berau, Wabup Gamalis Berpesan soal Ijazah

Selama ini, pihaknya banyak mengesahkan ijazah paket, sehubungan dengan persyaratan pemilihan BPK (Badan Permusyawaratan Kampung) dan kepala kampung.

Untuk itu dirinya meminta kepada panitia pemilihan Pilkakam, untuk mengklarifikasi dan memverifikasi ijazah yang dimasukkan peserta secara kolektif ke Disdik Berau.

Sebab dicontohkannya, berdasarkan hasil verifikasi ijazah calon kepala kampung di salah kampung di Kecamatan Gunung Tabur, dari 6 calon yang lolos verifikasi ijazah hanya 3 orang.

Baca Juga: Ketua DPRD Berau Ingatkan Panpel Pemilihan Kakam Perhatikan Ijazah Calon, Imbau PNS Tidak Ikut

Baca Juga: Pemkab Berau Akan Punya Balai Latihan Kerja, Berikut Penjelasan Kepala Disnakertrans

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved