Rabu, 6 Mei 2026

Virus Corona di Samarinda

PPKM Mikro di Samarinda, Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Ditunda

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Kota Samarinda yang rencananya akan digelar pada Juli ini akhirnya harus ditunda pelaksanaannya.

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Asli Nuryadin saat bersua dengan TribunKaltim.co usai rapat evaluasi pembelajaran tatap muka bersama Wakil Walikota Rusmadi Wongso di Balai Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (8/7/2021). Diputuskan, pembelajaran tatap muka di Kota Samarinda ditunda menyusul keluarnya PPKM mikro pandemi Covid-19. TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF 

Pengawas sudah melakukan tinjauan di beberapa sekolah.

"Karena kita ingin lihat kondisi sebenarnya dari kesiapan penerapan protokol kesehatan di 71 sekolah itu," kata Asli.

Baca juga: Peran BPBD Samarinda, Tangani Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 dan Bencana Banjir

Mengenai kesiapan pembelajaran tatap muka di Samarinda, sejauh ini diketahui dari tenaga pendidik yang telah divaksin sebanyak 90 persen.

"Orangtua murid yang hampir 100 persen telah menyatakan setuju untuk dilangsungkan pembelajaran tatap muka kembali," ujarnya.

Namun pihaknya, dari Dinas Pendidikan Samarinda tetap mempertimbangkan faktor keselamatan.

Terutama PPKM Mikro di Kota Samarinda yang melarang anak hingga usia 18 tahun untuk beraktivitas di tempat umum.

Baca juga: Potensi Kuliah Tatap Muka Terancam Batal, Covid-19 Meningkat, Rektor Unmul Samarinda Tunggu Arahan

"Kita akan amati kondisi penyebaran Covid 19 setelah tanggal 20 Juli, apabila membaik maka kita akan izin kepada walikota, tinggal keputusan selanjutnya diizinkan atau tidak ada di tangan walikota," beber Asli.

Kasus Covid-19 Meningkat

Diberitakan sebelumnya, walikota Samarinda, Andi Harun sendiri telah menyatakan untuk menangguhkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada bulan Juli ini.

Kata dia, dikarenakan sebaran Covid-19 yang meningkat di ibu kota Kalimantan Timur.

Selain itu, beberapa kesempatan sang Walikota Andi Harun juga menyampaikan.

Bahwa penularan Covid-19 di Kota Samarinda saat ini juga berpotensi menyasar usia remaja hingga anak-anak.

Baca juga: Pengetatan PPKM Mikro di Samarinda, Pemkot Gelar Penyekatan di Jalur Pintu Masuk Kota

Namun Walikota Samarinda, Andi Harun juga mengatakan bahwa program pembelajaran tatap muka terbatas di 85 sekolah di Samarinda tetap akan berjalan.

Namun dengan menunggu situasi terkini setelah masa PPKM Mikro pada 20 Juli 2021. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved