Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Irwan Fecho Bantu Rp 500 Juta Lewat APBN untuk Desa Wisata Sangkima di Kabupaten Kutai Timur

Adalah Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur yang menjadi aspirasi Irwan kepada Kementerian PDTT

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
DOKUMENTASI PRIBADI IRWAN
Anggota Komisi V DPR RI dapil Kalimantan Timur Irwan menggelontorkan dana APBN untuk pembangunan desa wisata di Kabupaten Kutai TimurDOKUMENTASI PRIBADI IRWAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Anggota Komisi V DPR RI dapil Kalimantan Timur Irwan menggelontorkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), untuk pembangunan desa wisata di Kabupaten Kutai Timur.

Adalah Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur yang menjadi aspirasi Irwan kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

APBN yang dikucurkan untuk pembangunan desa wisata ini dikabarkan mencapai Rp 500 juta.

“Program aspirasi saya, dan bertujuan untuk percepatan kemandirian desa, salah satunya dengan pembangunan desa wisata,” jelas Pria yang akrab disapa Irwan Fecho tersebut, Rabu (15/9/2021)

Program Desa Wisata ini sudah terealisasi dengan ditandainya penandatangan kerjasama antara Pemerintah Desa Sangkima, Pemkab Kutai Timur dan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendesa PDTT.

Baca juga: Gunakan APBN, Anggota DPR RI Bantu Pembangunan Desa Wisata di Kutim

Baca juga: Satgas Covid-19 Kutim Membolehkan Pembelajaran Tatap Muka Bersyarat

Baca juga: Evaluasi Perkembangan Covid-19 Kutim ke-16, Pembelajaran Tatap Muka Dimulai 20 September 2021

Irwan mengharapkan dengan adanya dana bantuan pusat ini, dapat memberikan multiplier effect untuk membantu warga desa dan mengembangkan ekonomi lokal.

“Alhamdulillah barusan dilakukan penandatanganan kerjasama pusat dengan pemdes Sangkima. Semoga dana ini bermanfaat bagi masyarakat Sangkima dan Kutai Timur khususnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan setelah di bangunan sarana dan prasarana desa wisata di Sangkima, maka perlu ada adanya dukungan digitalisai promosi dan pemasaran kultur maupun keindahan alam di desa wisata Sangkima.

Bantuan pemasaran dari Pemkab Kutim hendaknya menjadi tindaklanjut dari daerah setelah nantinya program desa wisata dapat terwujud di Kutai Timur.

Baca juga: Dinkes Kutim Gandeng RS Swasta Vaksin Ibu Hamil, Kadinkes Ingin Lokasi Terjangkau dan Nyaman

“Ini mungkin pihak Pemkab bisa membantu dengan melakukan pemasaran produk unggulan desa melalui ke even- even penting, hotel, dan digitalisasi promosi. Setelah sarana dan prasarana kita bantu dari pusat,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved