Breaking News:

Polemik SMAN 10 Samarinda

Pelucutan Atribut Kampus Warnai Aksi Damai Orangtua dan Murid SMAN 10 Samarinda

Orangtua, murid SMAN 10 Samarinda dan beberapa anggota LSM geruduk Kawasan Kampus A SMAN 10 Samarinda, Jl A.M. Rifaddin Senin (20/9/2021) pagi.

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Orangtua dan siswa SMAN 10 Samarinda menggelar aksi damai bertajuk Gerakan Seribu Massa Borneo Berjaya. Mereka menuntut Yayasan Melati angkat kaki dari tanah Pemprov Kaltim di Jalan H.A.M Rifadin Loa Janan Ilir Kota Samarinda, Senin (20/9/2021). Aksi damai ini diawasi sekitar 100 aparat Satpol PP Kaltim dan Polresta Samarinda. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Orangtua, murid SMAN 10 Samarinda dan beberapa anggota LSM geruduk Kawasan Kampus A SMAN 10 Samarinda, Jl A.M. Rifaddin Senin (20/9/2021) pagi.

Mereka menuntut pihak yayasan maupun pemerintah untuk tidak memindah sekolah tersebut.

Alasannya dikarenakan orangtua serta murid merasa lokasi terbaru SMAN 10 di Kampus B Jl. Perjuangan itu sangat jauh.

Selain itu fasilitas di lokasi baru kurang lengkap dan tidak baik.

Selama aksi, para demonstran itu melakukan orasi.

Baca juga: Aspirasi Tak Direspons Pemerintah, Mahasiswa Tetap Kawal Permasalahan SMAN 10 Samarinda

Baca juga: Mahasiswa Sampaikan 4 Tuntutan ke Pemprov Kaltim soal SMAN 10 Samarinda

Baca juga: Mahasiswa Minta Pemerintah Lihat Nasib Siswa SMAN 10 Samarinda, Demo di Kantor Gubernur

Bahkan mereka pun melakukan perobekan serta pencabutan atribut milik Yayasan Melati. Menanggapi hal tersebut pihak yayasan merespon keras hal tersebut.

Ketua Yayasan Melati Murjani mengatakan, akan melaporkan hal tersebut ke aparat hukum.

Menurutnya, pencabutan tersebut melakukan tindakan yang merusak fasilitas umum dan sekolah.

Hal tersebut dapat mengganggu proses belajar mengajar di kawasan Kampus A tersebut.

"Nanti saya proses hukum kumpulkan data kepada aparat penegak. Kalau tidak menanggapi ada tindakan yang akan kita lakukan supaya kerugian masalah harkat martabat sekolah di dalam kampus ini, jadi kami akan tindak proses secara hukum," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved