Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Call Center 112 Tarakan Siap Perluas Layanan, Terima Telpon Iseng hingga Prank

Kini Pemkot Tarakan telah memiliki UPT Tarakan Command Center (TCC). UPT ini bertujuan melakukan pengawasan secara terintegrasi terhadap seluruh akti

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
Tampak aktivitas masyarakat terpantau dari Tarakan Command Center. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Kini Pemkot Tarakan telah memiliki UPT Tarakan Command Center (TCC).

UPT ini bertujuan melakukan pengawasan secara terintegrasi terhadap seluruh aktivitas masyarakat yang ada di Kota Tarakan.

Salah satunya yang menjadi bagian pekerjaan dari TCC, yakni layanan Call Center bagi warga Tarakan di nomor 112.

Fadly Wardhana, Kepala UPT Tarakan Command Center (TCC) mengatakan, untuk call center sendiri, ada lima pelayanan disiapkan, mulai dari layanan permintaan ambulance, kegawatdaruratan lainnya, kebakaran, permintaan mobil jenazah.

“Ke depan kami ada perencanaan, satu permintaan dari DPUTR soal banjir. Kebetulan itu belum kami rilis tapi bisa kami gunakan panggilan cepat bagi mereka. Misalnya kalau ada kendala baniir itu, mereka punya tim cepat bisa secepatnya ditangani banjir, seperti terjadi kerusakan tanggul dan lainnya,” ungkap Fadly.

Baca juga: Sehari Pasca Diresmikan, Bontang Siaga Call Center 112 Dihujani Panggilan Iseng

Baca juga: Permudah Layanan Kedaruratan, Walikota Basri Rase Luncurkan Program Bontang Siaga Call Center 112

Baca juga: Panggilan Call Center 110 di Samarinda Terima Informasi Keributan

Sehingga jika ditotal maka akan bertambah menjadi enam jenis pelayanan di Call Center.

Untuk jenazah misalnya, lanjut Fadly, dalam sehari bisa sampai empat panggilan.

“Bayangkan sehari empat kali. Kalau 10 hari sudah 40 kali. Dan itu pelayanan free alias gratis,” tuturnya.

Ia juga menceritakan, sejak awal dibuat Call Center sampai saat ini juga masih ada telepon iseng dari oknum warga.

“Ada kena prank. Diisengin anak kecil, telpon ada kebakaran padahal prank. Ada juga yang nelpon tapi tidak bicara,” ungkapnya.

Selain itu juga pihak Call Center juga sering dihubungi masyarakat untuk menanyakan layanan vaksinasi Covid-19.

“Kami juga ke arah sana. Kami akan kolaborasi dengan Dinkes Tarakan. Kami bisa layani juga tapi pasti butuh info dari Dinkes Tarakan,” jelasnya.

Baca juga: Tangani 80 Kekerasan Terhadap Perempuan, DP2PA Samarinda Minta Warga Laporkan ke Call Center 112

Selain info kegiatan vaksinasi, masyarakat memanfaatkan Call Center untuk mempertanyakan di mana layanan PCR yang sudah dibuka.

“Yah kami jawab kalau sudah tahu. Walau pertanyaannya di luar koridor. Dan ini jadi masukan kami untuk pengembangan selanjutnya. Jadi tidak stagnan di program yang ada. Kami dinamis untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved