Berita Bontang Terkini
Peringati Hari Sungai Sedunia di Bontang, Tani Muda Santan Gelar Aksi Mural
Merefleksikan momentum Hari Sungai Sedunia, Tani Muda Santan membentangkan spanduk besar sebagai bentuk aksi protes
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
Dengan eksploitasi yang sudah berjalan dua dekade lebih ini, setidaknya aktivitas tambang ini telah merusak ekosistem DAS santan.
Imbasnya warga Desa Santan terpaksa dihadapkan pada jurang krisis ekologi yang berkepanjangan.
Baca juga: Marak Tambang Ilegal di Kalimantan Timur, Dinas ESDM Kaltim Bentuk Satgas Tambang dengan Kejati
Karena perusahaan telah merubah bentang alam dan beralih fungsi akibat aktivitas eksploitasi yang dinilai telah melampaui batas.
Selain itu, aktivitas pertambangan juga berdampak munculnya permasalahan lingkungan lain.
Misalnya seperti terjadinya perubahan tata air daerah sekitar. Dari sebelumnya jernih kini menjadi keruh.
Perubahan ini juga tentunya menurunkan kualitas pada air sungai.
"Proses tersebut dalam jangka panjang akan menyebabkan pendangkalan alur sungai yang menimbulkan banjir di tiga Desa Santan Ulu, Tengah dan Ilir, termasuk juga di Bontang," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kerusakan-sungai-santan.jpg)