Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Serapan APBD Rendah, BPKAD Kaltim Kejar Target Anggaran pada Akhir Tahun

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur atau DPRD Kaltim, menyinggung serapan APBD Kaltim tahun 2021

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/JINO KARTONO
Kepala BPKAD Kaltim M. Sa'duddin di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menjelaskan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur atau DPRD Kaltim, menyinggung serapan APBD Kaltim tahun 2021 masih rendah. TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur atau DPRD Kaltim, menyinggung serapan APBD Kaltim tahun 2021 masih rendah.

Hal tersebut berdasarkan data serapan anggaran bulan Agustus kemarin.

Dari data tersebut serapan anggaran baru menyentuh 36,40 persen.

Dengan serapan yang rendah itu membuat badan Anggaran DPRD Kaltim enggan melanjutkan pembahasan APBD Perubahan tahun 2021.

Baca juga: Realisasi RKPD 2022 Mendatang, Walikota Samarinda Ingin Bantuan APBD Kaltim, Ini Rancangan Awalnya

Baca juga: Pokja 30 Nilai Penganggaran APBD Kaltim Sama seperti Tahun-Tahun Sebelumnya, Tinggal Copy Paste

Baca juga: Pembahasan APBD-P Belum Temui Tititk Terang, Wakil Ketua DPRD Kaltim: tak Ada Pergub Perubahan

Atas hal tersebut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) M. Sa'duddin, Jumat (8/10/2021) mengatakan serapan anggaran di awal hingga pertengahan tahun memang cukup rendah.

Namun jelang dan sampai akhir tahun serapan anggaran Kaltim meningkat. Hal tersebut dikarenakan beberapa lelang proyek baru dikerjakan sampai akhir tahun. Sehingga serapan anggaran baru terlihat di semester kedua tahun 2021.

"Nanti akhir tahun akan terkejar penyerapan anggaran itu. Karena di awal tahun baru proses lelang, pada waktu lelang uang belum keluar," katanya.

Ia menerangkan terjadi pertumbuhan cukup baik selama September 2021. Pada akhir September saja serapan anggaran Kaltim mencapai 47 persen.

Baca juga: APBD Kaltim 2021 Diprediksi Hampir Rp 9 Triliun, Anggaran Sektor Pendidikan Masih Digodok

Angka itu bakal meningkat tajam menuju akhir tahun 2021.

"Akhir September sekitar 47 persen. Karena sebagian besar proyek telah berjalan dan menuju rampung," tuturnya.

Dengan angka 47 persen serapan di September 2021, tidak berbeda jauh dari progres serapan di bulan yang sama pada 2020 lalu.

Sehingga capaian 47 persen serapan APBD masih sesuai trek yang diinginkan pemerintah. Untuk serapan di akhir tahun anggaran 2021, Pemprov Kaltim menarget 85 persen capaian realisasi APBD.

Baca juga: Badan Anggaran dan TPAD Bahas KUA-PPAS APBD Kaltim 2021

"September 2020, tapi hampir sama beda paling 5 persenan, beda tipis aja Akhir tahun 2021 serapan sekitar 85 persen. Sekitar itu," katanya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved