Buah Sawo
TIPS Cara Memilih dan Menyimpan Buah Sawo Matang di Kulkas
Mengapa buah Sawo memiliki begitu banyak nama yang berbeda? Seperti Sapodilla, Chikoo, Naseberry, dan sebagainya
TRIBUNKALTIM.CO - Sawo berasal dari Meksiko selatan, Amerika Tengah, dan Karibia.
Buahnya memiliki kulit coklat kasar dengan kuning pucat sampai daging berwarna coklat tanah dengan tekstur kasar mirip dengan buah pir yang matang.
Buah sawo memiliki rasa malt yang sangat manis.
Berikut info seputar buah sawo, dilansir nagagardens.com.
Baca juga: Selain Buahnya, Ternyata Kayu Sawo Manila juga Bisa Dimanfaatkan, Berikut Penjelasannya
Baca juga: Hindari Keriput di Wajah Dengan Rutin Mengonsumsi Buah Sawo
Mengapa buah Sawo memiliki begitu banyak nama yang berbeda?
Seperti Sapodilla, Chikoo, Naseberry, dan sebagainya.
Diketahui, pohon sawo berasal dari semenanjung Yucatan dan lokasi terdekat lainnya di Meksiko, Belize, dan Guatemala.
Pada masa kolonial buah sawo mulai menyebar melalui perdagangan di seluruh Karibia dan Amerika Selatan dan akhirnya sampai ke Asia pada awal 1800-an di mana saat ini buah tersebut telah dibudidayakan dan dicintai secara luas, seperti di Indonesia ini.
Sejak saat itu, setiap budaya telah mengembangkan hubungan dan nama uniknya sendiri untuk buah lezat yang sama.
Baca juga: Anda Disarankan Menambah Sawo Sebagai Menu Sarapan, Kenyang Lebih Lama dan Bantu Masalah Pencernaan
Baca juga: Selain Berkhasiat Mencegah Berbagai Penyakit, Sawo Juga Baik untuk Kesehatan Kulit
Bagaimana saya tahu jika sawo saya sudah matang?
Sawo dipetik mentah dari pohonnya.
Kemudian mereka matang dalam beberapa hari setelah dipetik dan disimpan di tempat gelap yang tertutup, tetapi akan matang dalam waktu seminggu bila di tempat terbuka.
Saat matang, sawo sangat lembut dan jika disentuh tidak menjadi lembek.
Kulit luar buah sawo mungkin terlihat sedikit berkerut.
Dengan sedikit kesabaran, Anda mendapatkan suguhan yang lezat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/buah-sawo-tetangga.jpg)