Breaking News:

Berita DPRD Samarinda

Usai Sidak SPBU, Komisi III DPRD Samarinda Beri Rekomendasi untuk Hindari Antrean Solar

Komisi III DPRD Kota Samarinda memberikan beberapa arahan dan rekomendasi kepada SPBU untuk menghindari antrian truk solar di badan jalan

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Sidak SPBU yang dilakukan oleh anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda terkait antrian truk solar.TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA– Komisi III DPRD Kota Samarinda memberikan beberapa arahan dan rekomendasi kepada SPBU untuk menghindari antrean truk solar di badan jalan.

Usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa SPBU di Kota Samarinda tiga minggu lalu, Komisi III menyatakan telah ada beberapa SPBU yang dapat menerapkan pembatasan dan ketertiban antrean truk solar di SPBU nya.

“Beberapa tempat sudah kita informasikan bahwa solar yang datang silahkan dijual, tapi yang biasanya mengisi 200 liter dikasih 150, yang 150 dikasih 100, tujuannya untuk mengurai (antrean),” kata anggota Komisi III, Jasno, Kamis (25/11/2021).

SPBU yang dikatakan telah mulai tertib dalam antrean solar nya yaitu SPBU Samarinda Seberang di jalan APT Pranoto, dan sejumlah SPBU lain.

Baca juga: Komisi II DPRD Samarinda Yakin Bisa Raup PAD dari Sistem Parkir Berlangganan

Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Sebut Kunci Penanganan Banjir Ada di Sungai Karang Mumus

Baca juga: Sekretariat DPRD Samarinda Akan Siapkan Media Center untuk Jurnalis

Penerapan metode pengisian solar juga disarankan oleh Jasno dengan memberikan kupon antrean kepada truk solar.

“Jadi kalau solarnya habis, 20 truk yang masih mengantri di depan diberi kupon, jadi ketika solar datang lagi mereka dihubungi untuk prioritas pengisian selanjutnya, jadi mereka tidak bermalam disitu,” papar anggota dewan fraksi PAN tersebut lebih lanjut.

Komisi III berencana akan memanggil lagi pihak-pihak terkait termasuk pertamina, Dinas Perhubungan, dan asosiasi pengusaha migas untuk menindak lanjuti masalah ini.

Nantinya Komisi III akan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Samarinda dan Pertamina untuk melakukan tindakan yang diperlukan untuk mengatasi fenomena antrean truk solar di SPBU.

Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Akan Tindaklanjuti Hasil Sidak di SPBU Terkait Antrean Truk Solar

“Kita akan evaluasi terus mana yang sudah tertib, mana yang masih masih bandel, nanti yang bandel kita minta tutup dulu untuk kasih pelajaran setidaknya satu bulan,” pungkas Jasno. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved