Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Minyak Goreng Curah Dilarang Beredar Mulai Januari 2022 Menuai Polemik, Ahmad Muzani Bereaksi

Aturan yang melarang peredaran minyak goreng curah di pasaran per 1 Januari 2022, menimbulkan polemik.

KOMPAS IMAGES
Pedagang mengemas minyak goreng curah di sebuah kios di Jakarta Selatan. Minyak Goreng Curah Dilarang Beredar Mulai Januari 2022 Menuai Polemik, Ahmad Muzani Bereaksi 

TRIBUNKALTIM.CO - Kenaikan harga minyak goreng beberapa pekan terakhir ini sangat memberatkan masyarakat.

Apalagi kenaikannya cukup signifikan. Bahkan sampai ada yang menyentuh angka Rp 21.000 per liter.

Naiknya harga minyak goreng ini pun makin memicu polemik di masyarakat.

Pasalnya Pemerintah sudah mengeluarkan peraturan yang melarang beredarnya minyak goreng curah.

Aturan yang melarang peredaran minyak goreng curah di pasaran per 1 Januari 2022.

Baca juga: Harga Minyak Goreng di Bontang Naik Rp 40 Ribu, DKP3 Bantu Warga

Baca juga: Cara Mengurai Benang Kusut Harga Minyak Goreng yang Mahal

Baca juga: Antisipasi Harga Minyak Goreng Jelang Natal, Diskoperindag Berau Akan Gelar Pasar Murah

Diberitakan, larangan minyak goreng curah di pasaran ini tertuang di Peraturan Menteri (Permendag) Perdagangan Nomor 36 Tahun 2020.

Terkait itu, Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Ahmad Muzani memberikan analisisnya atas dampak larangan peredaran minyak goreng curah ini.

Dia menilai, aturan ini akan menimbulkan keresahan masyarakat.

Ahmad Muzani menilai pelarangan penjualan minyak goreng curah bisa memberatkan rumah tangga berekonomi pas-pasan, pedagang kecil, dan sektor UMKM.

Sektor ekonomi mikro, seperti pedagang gorengan, warteg, warung padang, pecel ayam, pecel lele dan sektor ekonomi kerakyatan lainnya, kata dia, masih menggunakan minyak goreng curah sebagai basis produksinya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved