Berita Samarinda Terkini
Seleksi Pejabat Pemkot Samarinda Ditayangkan Live Streaming, Bentuk Transparansi dan Keterbukaan
Tepatnya Jumat 24 Desember 2021 malam, masih berlangsung live streaming via YouTube Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tepatnya Jumat 24 Desember 2021 malam, masih berlangsung live streaming via YouTube Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda.
Itu acara terkait wawancara terbuka seleksi pejabat.
Beberapa jabatan yang lowong kini bakal terisi setelah beberapa pejabat eselon di lingkup Pemkot Samarinda melamar.
Anggota panitia seleksi (Pansel) terdiri dari Dr. Sugeng Chairuddin, Asisten Administrasi Umum Dr. Ali Fitri Noor, Kepala LAN KDOD Dr. Mariman.
Baca juga: Ketentuan ASN soal Natal dan Tahun Baru 2022, Pemkot Samarinda Ikut Instruksi Pusat
Baca juga: Pemkot Samarinda Pastikan Kondisi Tanah Gunung Manggah Aman Dibangun Terowongan
Baca juga: Tahun Depan Pemkot Samarinda Mulai Bangun Satu Playground di Tiap Kecamatan demi Penuhi RTH 30%
Juga ada Ketua Magister Universitas Mulawarman Dr. Jiuhardi dan Akademisi Fakultas Hukum Universitas Mulawarman Herdiansyah Hamzah.
Wawancara pada malam hari ini dihadiri empat anggota pansel.
Sementara satu orang anggota pansel lainnya, Herdiansyah Hamzah, berhalangan hadir malam ini.
Peserta seleksi masing-masing diberi waktu 35 Menit untuk memaparkan visi dan misi ketika dipercaya nantinya menjabat atau memimpin di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lowong.
Baca juga: Wujudkan RTH 30 Persen, Pemkot Samarinda Mau Realisasikan Satu Kelurahan Satu Playground
Menurut Herdiansyah Hamzah salah satu anggota pansel, terkait wawancara terbuka yang ditayangkan secara live streaming untuk seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama ini, adalah wujud transparansi dan keterbukaan kepada publik.
Wawancara terbuka ini, lanjutnya, juga sekaligus agar publik bisa melihat kualitas para calon (kepala dinas) atau peserta seleksi, apakah benar-benar mendalami dan memahami materi atau tidak.
"Jadi ada ruang penilaian juga yang lahir dari publik melalui wawancara terbuka ini. Dan ini kali pertama dilakukan dengan disiarkan secara live streaming melalui akun official pemerintah," ungkap pria yang akrab disapa Castro.
Inovasi yang dilakukan Pemkot Samarinda dalam seleksi yang bisa dilihat secara langsung oleh publik ini, justru sudah on the track dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Baca juga: Pemkot Samarinda Musnahkan 1.357 Botol Miras, Diamankan dari Toko Kelontong
Tentunya keterbukaan juga mencegah adanya perilaku nepotisme yang dilakukan di lingkup Pemkot Samarinda, serta "titipan" jabatan.
"Salah satunya asas keterbukaan dalam seleksi penempatan pejabatan pemerintah. Harapannya agar publik bisa mengetahui kapasitas calon secara langsung. Ini juga sekaligus sebagai cara untuk meminimalisir politik transaksional jika dilakukan diruang terbuka," jelasnya.
Tentunya tidak hanya Pemkot Samarinda saja yang menyelenggarakan keterbukaan informasi publik, tetapi OPD atau badan publik lain seharusnya juga ikut dalam keterbukaan informasi agar tidak ada lagi sengketa informasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mulawarman-herdiansyah-smd.jpg)