Kecelakaan Maut Rapak
Update Korban Kecelakaan Maut di Rapak Balikpapan, 3 Korban Operasi Tulang, 1 Pendarahan di Otak
Berikut ini update korban kecelakaan maut di Rapak Balikpapan, 4 meninggal dunia, 3 operasi tulang, 1 kritis karena alami pendarahan di otak.
TRIBUNKALTIM.CO – Kecelakaan maut di turunan Rapak, Balikpapan, Jumat (21/1/2022) masih terus jadi bahan pembicaraan.
Bahkan hingga kini kecelakaan ini masih menjadi trending di Twitter.
Video dari rekaman CCTV Dinas Perhubungan Balikpapan pun beredar luas.
Video tersebut merekam detik-detik kecelakaan maut itu.
Jumlah korban meninggal hingga saat ini 4 orang, sedangkan 1 orang kritis karena mengalami pendarahan di otak.
Baca juga: Update Kecelakaan di Rapak Balikpapan, Kenapa Sopir Truk Tak Pilih Belok Kiri dan Tabrak Pohon?
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo Kota Balikpapan, melaporkan menerima 17 orang yang terkena tabrakan beruntut di Balikpapan, Jumat (21/1/2022) pagi.
Direktur RSUD Kanujoso, Edy Iskandar mengatakan dari 17 orang itu, 4 orang di antaranya tewas, 1 orang kritis, 3 orang mengalami operasi tulang patah, dan 5 orang luka ringan.
“Yang 5 orang yang luka ringan sudah dipulangkan rawat jalan saja,” ungkap Edy saat dihubungi Kompas.com, Jumat sore.
“Karena 5 pulang, sisa 4 korban yang masih menjalani perawatan intensif,” sambung dia.
Satu korban yang kritis kini dirawat di ruang ICU (Intensive Care Unit) karena mengalami pendarahan otak.
Sementara, 4 jenazah yang tewas masih di kamar mayat menunggu kedatangan pihak keluarga.
“Keluarga yang meninggal semuanya warga Kaltim. Ada yang di Samarinda dan Balikpapan. Kami masih tunggu,” terang Edy.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud dan Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengkarifikasi total korban meninggal dalam kecelakaan tersebut, berjumlah 4 orang, bukan 5 orang.
Sebelumnya sejumlah media menulis total meninggal berjumlah 5 orang berdasarkan keterangan Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Sony Irawan.
Baca juga: BREAKING NEWS Pasca Kecelakaan Maut di Simpang Rapak, Walikota Balikpapan Revisi Perwali
Sebagai informasi, kecelakaan maut terjadi di turunan simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022).
Mulanya truk tronton bermuatan kontainer 20 fit berisikan kapur pembersih air dengan berat 20 ton, bergerak menuju Kampung Baru, Balikpapan Barat.
Truk nomor plat KT-8534-AJ itu, dikendarai Muhammad Ali (48). Dia beranjak dari lokasi parkirnya di Jalan Pulau Balang, KM 13 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.
Begitu tiba di depan Rajawali Foto, sang sopir mulai mengurangi porsneling dari empat ke tiga.

Tapi sesampai di depan Bank Mandiri, persis jalan turunan simpang Muara Rapak, rem truk mendadak blong alias tak berfungsi.
Akibatnya, truk itu meluncur laju dan menabrak pengendara yang sedang berhenti mengantre menunggu pergantian lampu merah di traffic light Muara Rapak.
Tiba di depan Rajawali Foto yang berada tepat di Km 0,5, Jalan Soekarno Hatta Balikpapan, sopir truk sudah mulai mengurangi porsneling dari 4 menjadi 3.
Baca juga: Kapolda Kaltim Tetapkan Status Sopir Truk Jadi Tersangka, Kecelakaan Maut di Muara Rapak Balikpapan
Kemudian saat di depan Bank Mandiri, rem mendadak tidak berfungsi dan truk tronton meluncur laju.
Akhirnya, menabrak kendaraan di depan yang sedang menunggu lampu merah trafic light simpang Muara Rapak.
Yang ditabrak pertama kali adalah pengendara sepeda motor menyusul kendaraan lain.

Bahkan tiang lampu trafic light ikut roboh tertabrak dan pagar pembatas rusak.
“Laju kendaraan itu (menabrak) sampai kurang lebih sejauh 100 meter,” ungkap Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Sony Irawan kepada awak media di Balikpapan, Jumat.
Total kendaraan yang ditabrak yakni enam mobil dan 14 motor.
Enam mobil itu terdiri dari dua angkot, dua mobil pribadi, dan dua pikap. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.