Salah Satunya dari Rusia, Inilah 4 Penemu yang Menyesal Temuannya Membuat Banyak Jatuh Korban Jiwa

ada 4 orang penemu yang justu menyesali penemuannya, salah satnya berasal dari Rusia

Editor: Doan Pardede
Ilustrasi korban bom atom Nagasaki. ada 4 orang penemu yang justu menyesali penemuannya, salah satnya berasal dari Rusia 

Dalam perjalanannya, senapan yang diberi nama AK-47 itu menjadi senjata andalan tentara Soviet, Rusia, dan puluhan negara lain.

Juga menjadi simbol revolusi di seluruh dunia dan ikut dalam berbagai pertempuran di Angola, Vietnam, dan Afghanistan.

Tentara pemberontak juga menggunakan senjata ini, antara lain adalah kelompok FARC dan ELN di Kolombia.

Pun kelompok bersenjata Palestina. Pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden dalam beberapa fotonya membawa senapan yang punya ciri khas kotak peluru yang melengkung tersebut.

Popularitas AK-47 tak lepas dari desainnya yang sederhana, mudah diproduksi, dan mudah dirawat.

Tak mengherankan jika AK-47 adalah senapan serbu yang paling banyak dipakai di dunia dan diperkirakan korban tewas akibat peluru yang disemburkan oleh senapan ini lebih banyak dari korban ledakan bom atom di Jepang.

Apa tanggapan Kalashnikov?

Dalam hidupnya ia tak banyak mengeluarkan penyesalan secara terbuka. Bahkan, suatu ketika ia berujar,

"Saya bisa tidur nyenyak." Tapi menjelang kematiannya, ia mengakui merasakan penderitaan spiritual yang sangat perih. Dalam surat kepada Gereja Ortodoks Rusia -- seperti dibocorkan oleh media di Rusia satu bulan setelah kematiannya -- Kalashnikov mengatakan ia merasa bertanggung jawab atas kematian yang disebabkan senapan AK-47.

"Luka spiritual saya tak tertahankan. Saya terus bertanya ke diri saya sendiri. Jika senapan yang saya rancang membuat sengsara, sebagai pemeluk Kristen Ortodoks, apakah saya juga adalah penyebab kematian mereka," tulis Kalashnikov.

3. Alfred Nobel, penemu dinamit

Publik mengenal Nobel -- yang lahir pada 21 Oktober 1833 -- sebagai figur yang aktif mempromosikan kemajuan ilmu pengetahuan dan perdamaian, yang namanya diabadikan sebagai penghargaan bergengsi tahunan, Hadiah Nobel.

Tapi penulis, ilmuwan, dan pengusaha ulung ini juga adalah penemu dinamit, yang ia patenkan pada 1867. Nobel sendiri sampai ia meninggal memiliki 355 paten.

Setahun sebelumnya, pada 1866, Nobel mengembangkan metode yang memungkinkan penggunaan bahan peledak nitrogliserin -- yang kekuatannya lebih besar dari serbuk mesiu -- secara aman.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved