Banjir di Samarinda
Banjir di Samarinda, Banyak Pengendara Motor Nekat Terobos Genangan Air dan Gagal
Petaka banjir melanda beberapa wilayah di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (22/3/2022)
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Petaka banjir melanda beberapa wilayah di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (22/3/2022).
Kontan saja hal itu membawa dampak buruk bagi masyarakat, aktivias warga jadi terhambat.
Seperti halnya para pengguna sepeda motor, tidak bisa melintas jalan raya yang digenangi banjir.
Ada beberapa pengendara kendaraan roda dua yang nekat menerjang banjir, menganggap masih bisa dilalui meski itu sulit.
Baca juga: Kolam Retensi dan Perbaikan Drainse Diyakini DPRD Bisa Tangani Banjir di Samarinda
Baca juga: Banjir di Samarinda, Saluran Air Tersumbat Bangunan Kampus, Pemkot akan Bertindak Begini
Baca juga: 3 Proyek Pengendalian Banjir di Samarinda, Pemkot Persiapkan Lahan untuk Bangun Polder
Pengamatan TribunKaltim.co, di bahu-bahu jalan, tidak sedikit pengendara sepeda motor yang sibuk mengupayakan kendaraannya bisa berjalan.
Terlihat ada yang menghidupkan mesin setelah mencoba menerjang banjir dan gagal.
"Kalau hujan lagi, pasti naik tambah tinggi lagi airnya. Biasa kondisi begini yah semingguan baru surut," Begitu ucapan Gultom (26) salah seorang warga setempat kepada Tribunkaltim.co.
Ia juga menambahkan, biasanya warga akan mengungsi bila dalam waktu empat hari banjir tak kunjang surut.
Baca juga: Cara Atasi Banjir di Samarinda, Walikota Andi Harun Pantau Pengerjaan Drainase Jl S Parman
"Apa lagi kalau sudah pasang begini, terus masih turun hujan, itu sudah jadi atensi kami untuk mengungsi," pungkasnya.
Bendungan Benangan Meluap
Bendungan Benanga meluap dampak dari persitiwa pasangnya Sungai Mahakam yang diperparah dengan curah hujan tinggi sejak dua hari lalu di Kota Samarinda.
Akibatnya, beberapa wilayah di Kecamatan Sungai Pinang dan Kecamatan Samarinda Utara yakni Jalan Gelatik, Pemuda dan Bengkuring tergenang banjir sebatas paha orang dewasa.
Dari pantauan TribunKaltim.co, air terus meninggi. Salah satunya di Jalan Gelatik, hingga memasuki rumah-rumah masyarakat sekitar.

Sejumlah warga memilih untuk mengungsi. Meski tidak sediki yang bertahan dan hanya memasang dipan untuk mengamankan barang-barang berharga.
Baca juga: Hari ke 4 Banjir di Samarinda, 5 Kecamatan dan 3.606 Rumah Masih Terdampak
Nampak juga sebagian besar anak di kawasan ini berenang dengan riang gembiranya di dalam genangan air yang mulai memunculkan bau tidak sedap.
Sedangkan para orangtua nampak bersiaga di depan rumah untuk memantau ketinggian air. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel