Banjir di Samarinda

Pembuatan Pintu Air di Kemuning, Solusi Banjir di Samarinda? Kurangi Dampak Pasang Sungai Mahakam

Pembuatan pintu air di Sungai Kemuning, apakah akan jadi solusi banjir di Kota Samarinda?.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MARUF
Sungai Kemuning di kelurahan Loa Bakung, kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda berencana dinormalisasi dan dibuatkan pintu air oleh Pemkot Samarinda untuk mengatasi potensi banjir dan genangan air di permukiman warga. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pembuatan pintu air di Sungai Kemuning, apakah akan jadi solusi banjir di Kota Samarinda?

Kabarnya itu dibuat untuk mengurangi dampak pasang dari Sungai Mahakam, Provinsi Kalimantan Timur

Selama ini, Kota Samarinda setiap kali hujan deras hingga berjam-jam lamanya, terdampak ada genangan air, Samarinda menglami banjir

Karena itu, satu di antara langkah jalan keluar mengatasi banjir di Samarinda maka dibuat infrastruktur pendukung. 

Baca juga: Banjir di Samarinda, Banyak Pengendara Motor Nekat Terobos Genangan Air dan Gagal

Baca juga: Kolam Retensi dan Perbaikan Drainse Diyakini DPRD Bisa Tangani Banjir di Samarinda

Baca juga: Kendalikan Banjir di Samarinda, Pemerintah Pusat Fokus Buat Tebing Sungai Karang Mumus

Seperti Sungai Kemuning di Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang direncanakan untuk dinormalisasi Pemkot Samarinda tahun ini.

Selain itu, ujung sungai yang bermuara di Sungai Mahakam tersebut juga akan dibuat pintu air.

Tujuannya untuk mengurangi dampak pasang Sungai Mahakam yang selama ini menyebabkan genangan air di permukiman warga di sekitar sungai.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Rosnayadi Novida menuturkan berdasarkan arahan dari walikota yang meninjau sungai tersebut beberapa hari lalu.

Baca juga: Banjir di Samarinda Jadi Masalah Tahunan, Komisi V DPR RI Sebut Tiap Tahun Kucurkan Anggaran

Dalam hal ini, pihaknya akan mengawali untuk melakukan normalisasi ringan di sungai tersebut.

Hal itu untuk mengembalikan aliran sungai yang tersumbat oleh sebagian tanah dan sedimentasi.

“Terdekatnya kita membobol dulu aliran yang hilang, kita normalkan untuk sementara seperti pengerukan terlebih dahulu,” ujar Novida, Selasa (5/4/2022).

Lebar sungai yang melintas dari arah jalan Rapak Indah hingga pasar Kemuning dan jalan KH. Mas Mansyur itu disebut memiliki lebar sungai ideal sekitar 6 meter.

Namun badan sungai yang melewati pasar Kemuning sudah tidak jelas bentuknya.

Baca juga: 3 Proyek Pengendalian Banjir di Samarinda, Pemkot Persiapkan Lahan untuk Bangun Polder

dan di ujung sungai, aliran sempat terhalang pepohonan sebelum akhirnya dibersihkan oleh pihak kecamatan bersama warga setempat.

“Rencana kita juga akan jadikan long storage di kawasan ini bersama pintu air dan pompa,” tandas Novida.

Sungai Kemuning di kelurahan Loa Bakung, kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda berencana dinormalisasi dan dibuatkan pintu air oleh Pemkot Samarinda untuk mengatasi potensi banjir dan genangan air di permukiman warga. TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Sungai Kemuning di kelurahan Loa Bakung, kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda berencana dinormalisasi dan dibuatkan pintu air oleh Pemkot Samarinda untuk mengatasi potensi banjir dan genangan air di permukiman warga. (TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF)
Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved