Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Kukar Lampaui Target Nasional untuk Kontribusi PDN dan UMKM, Sekda Sunggono Ikuti Business Matching

Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono mengikuti temu bisnis atau Business Matching Tahap III yang digelar Kementerian

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Sekda Kukar Sunggono saat mengikuti Business Matching tahap III di Jakarta. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono mengikuti temu bisnis atau Business Matching Tahap III yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kegiatan bertema "Peran Rantai Pasok Dalam Negeri Untuk Mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia" itu dibuka Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), pekan tadi.

Baca juga: PGRI Jadikan Kukar Pusat Ekosistem Pendidikan, Bupati Siapkan Lahan 13 Hektare

Zainal Fatah menyebutkan, berdasarkan data yang dikumpulkan dari monitoring elektronik secara berkala, target belanja Kementerian PUPR telah melampaui target belanja dalam negeri sebesar Rp 80,48 triliun.

Hingga 26 Mei 2022, angkanya mencapai Rp 103,7 triliun.

Lebih lanjut Zainal juga mengingatkan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa komitmen pemanfaatan produksi dalam negeri minimal Rp 400 triliun, yakni sebanyak Rp 200 triliun dari APBN dan Rp 200 triliun dari APBD.

Sekda Sunggono ditemui saat isoma (istirahat, solat dan makan), mengatakan patut disyukuri karena pemerintah pusat telah berkomitmen menggalakkan sektor produksi dalam negeri, supaya warga Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Baca juga: Pelantikan Dewan Pendidikan Kukar, Bupati: Harus Produktif Atasi Persoalan Pendidikan

Dalam rapat terbatas bersama Bupati Edi Darmansyah beberapa waktu lalu, jelasnya, terungkap berdasarkan sistem dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), jumlah produksi dalam negeri di Kukar yang dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur dan lain-lain kurang lebih 94,8 persen.

Sedangkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kurang lebih 85,5 persen.

"Dari penjelasan yang disampaikan narasumber hari ini, Kukar telah melebihi target yang ditetapkan pemerintah," ujarnya.

Baca juga: Puncak BBGRM Ke-19 Kukar, Bupati-Wabup Bersama Warga Bersihkan Fasilitas Umum

Target yang ditetapkan pemerintah terhadap besaran kontribusi produksi dalam negeri (PDN) dan UMKM yang dilibatkan dalam pembangunan secara nasional sebesar 70 persen.

"Alhamdulillah Kukar telah memenuhi kaidah dan melebihi apa yang ditetapkan pemerintah pusat," katanya. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved