Berita Nunukan Terkini

Endus Aroma Korupsi pada Proyek Saluran Air di Nunukan Rp 7 M, Polda Kaltara Sita Puluhan Stempel

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara mengendus aroma korupsi dalam Proyek Saluran Air di Nunukan senilai Rp 7 miliar.

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Penyidik dari Ditreskrimsus Polda Kaltara saat mengamankan sejumlah dokumen hasil penggeledahan di Kantor Satker PJN Kaltara di Jalan Cendana, Tanjung Selor. TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara mengendus aroma korupsi dalam Proyek Saluran Air di Nunukan senilai Rp 7 miliar.

Polda Kaltara masih mendalami kasus tersebut dan saat ini tengah melakukan proses penyidikan.

Dalam penggeledahan di 3 lokasi yang berberda, tim Ditreskrimsus telah menyita puluhan stempel.

Saat dikonfirmasi, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Kaltara, Kombes Pol Hendy F Kurniawan, menyatakan masih mendalami kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi saluran air di Mansalong, Nunukan.

Hendy mengatakan, tim Ditreskrimsus telah mengamankan sejumlah dokumen terkait proyek yang dilaksanakan oleh instansi vertikal dari Kementerian PUPR di Kaltara itu.

Baca juga: Ditreskrimsus Polda Kaltara Terus Usut Dugaan Korupsi PLTS Data Dian Bulungan, Sumber Dana dari APBN

Diketahui, pada Selasa (30/8/2022) kemarin, Ditreskrimsus Polda Kaltara melakukan penggeledahan di tiga lokasi berbeda, yakni Kantor BPJN Kaltara, Kantor Satker PJN wilayah Kaltara dan sebuah rumah di Jalan Mangga Dua, Tanjung Selor.


"Kita telah mengamankan dokumen-dokumen terkait perencanaan pekerjaan sampai dengan lelang," kata Kombes Pol Hendy F Kurniawan.

"Beberapa stempel, ada puluhan yang kita amankan, kita dalami penggunaan stempel-stempel tersebut," ujarnya.

Terkait perusahaan pelaksana proyek dengan nilai Rp 7 miliar lebih itu, dia mengaku belum dapat mengungkapkan, sebab masih dalam proses penyidikan.

"Untuk perusahaannya itu teknis penyidikan, kita belum bisa sampaikan, tapi kita dalami," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala BPJN Kaltara, Zamzami, mengetahui adanya penggeledahan di Kantor Satker PJN wilayah Kaltara.

Namun dirinya belum mengetahui secara utuh alasan penggeledahan dan masih menunggu penjelasan lengkap dari Kepala Satker PJN wilayah Kaltara.

Baca juga: Dirreskrimsus Polda Kaltara Amankan Puluhan Stempel Saat Geledah Kantor BPJN

"Masih menunggu laporan dari Kasatkernya," ujar Zamzami singkat.

 
Pantauan TribunKaltara.com pada Rabu (31/8/2022) kemarin, Kantor Satker PJN wilayah Kaltara di Jalan Cendana, Tanjung Selor tampak sepi dari aktivitas, pintu kantor yang berwarna kuning itu tampak tertutup rapat.

Halaman
123
Sumber: Tribun kaltara
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved