Vonis Abdul Gafur Masud

AGM Divonis 5 Tahun 6 Bulan Penjara, Plt Bupati PPU Hamdam Sebut Hukuman Sudah Adil

Vonis hukuman terhadap mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud (AGM), telah dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/NIKEN DWI SITONINGRUM
Plt Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam mengatakan bahwa vonis hukuman yang diberikan terhadap AGM atas kasus korupsi yang dilakukannya merupakan hukuman yang sudah adil. TRIBUNKALTIM.CO/NIKEN DWI SITONINGRUM 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Vonis hukuman terhadap mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Masud (AGM), telah dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Samarinda pada Senin (26/9/2022) lalu.

Hal itu pun ditanggapi oleh Pelaksana Tugas atau Plt Bupati PPU Hamdam.

Kepada TribunKaltim.co, Hamdam mengatakan bahwa vonis hukuman yang diberikan terhadap AGM atas kasus korupsi yang dilakukannya merupakan hukuman yang sudah adil.

"Mudahan-mudahan itu keputusan yang sudah adil dan saya yakin memang sudah paling adil," ungkapnya pada Rabu (28/9/2022).

Ia juga mendukung apabila masih ada proses upaya hukum lanjutan yang masih berjalan.

Baca juga: Sidang Kasus Korupsi Berjemaah di PPU Usai, Para Kolega AGM Divonis 4 Tahun Penjara

"Pihak-pihak terkait juga punya hak untuk upaya hukum lanjutan, biar aja itu berjalan," katanya.

Disinggung mengenai banyaknya tanggapan masyarakat yang menganggap vonis hukumnya terlalu singkat, kata Hamdam, hukuman yang diberikan itu tentu telah melalui kajian sehingga dirasa sudah cukup adil.

"Itu pasti telah melalui kajian dan saya pikir itu keputusan yang sudah sangat adil," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, AGM divonis selama 5 tahun 6 bulan dan denda Rp 300 juta.

AGM juga diharuskan membayar Uang Pengganti (UP) kerugian negara sebesar Rp 5,7 miliar, dikurangi hasil lelang atas aset berupa sebidang tanah beserta sertifikatnya dan barang yang dibeli oleh Nur Afifah Balqis berupa 1 buah tas Hermes Fragrance-Eau Des Merveileles, 1 buah Shirt merk Zara size M dan 1 buah Hat-Bob Dior.

Jika AGM tak membayar dalam 1 bulan setelah perkaranya inkrah, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa untuk dilelang guna menutupi uang pengganti tersebut.

Baca juga: Vonis AGM dan Nur Afifah Balqis Jauh Dari Tuntutan, JPU KPK Pilih Pikir-pikir

Namun jika tak mencukupi juga, maka diganti dengan kurungan selama 3,5 tahun.

Hak politik AGM untuk dipilih dan memilih, dicabut selama 3,5 tahun terhitung setelah selesai menjalani pidana pokok. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved