Ibu Kota Negara

Diskominfo PPU Komitmen Selesaikan 7 Daerah Blank Spot untuk Dukung IKN Nusantara

Dinas Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) Penajam Paser Utara (PPU), sedang mempersiapan penambahan jaringan internet bagi daerah yang blankspot

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
HO/IKN
Dinas Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) Penajam Paser Utara (PPU), sedang mempersiapan penambahan jaringan internet bagi daerah yang masuk blankspot.(HO/IKN) 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM- Dinas Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) Penajam Paser Utara (PPU), sedang mempersiapan penambahan jaringan internet bagi daerah yang masuk blank spot.

Hal ini dilakukans sebagai dorongan dan dukungan terhadap pembangunan dan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Sekretaris Dinas Kominfo PPU, Herlambang, Senin (3/10/2022) menjelaskan, untuk penambahan jaringan internet dalam mendukung IKN Nusantara, sedang dilakukan Dinas Kominfo.

Hal yang dilakukan adalah bagaimana sejumlah desa dan kelurahan yang masih masuk daerah blank spot agar bisa menambah jaringan internet, dengan bekerja sama dengan pihak penyedia layangan.

Baca juga: Bangun Sport Science Center di IKN, Pemprov Optimistis Ajang Olahraga Dunia Bisa Digelar di Kaltim

Baca juga: 2 Klasifikasi Investor yang akan Masuk ke IKN Nusantara, Punya Modal dan Teknologi

Baca juga: Pekerja IKN Berdatangan, RS Pratama Sepaku Diberi Dana Rp20 Miliar Guna Tingkatkan Layanan Kesehatan

"Kami sudah bicarakan dengan Telkom agar daerah yang masuk blank spot bisa segera dipasang jaringan internet. Karena data kami ada 7 daerah yang masih masuk susah sinyal internet atau blank spot," ujarnya.

Selain blank spot di Babulu, juga ada di wilayah Penajam, Waru dan Sepaku sebagai IKN Nusantara. Khusus untuk Sepaku satu desa masih masuk blank spot namun tahun ini kemungkinan akan selesaikan.

Ia mengatakan, saat ini memang wilayah blank spot ini masuk prioritas untuk segera disediakan jaringan internet.

Hal ini karena terkait dengan pemindahan dan pembangunan IKN Nusantara.

"Kami mendorong agar masyarakat ini bisa menikmati jaringan internet dengan baik. Salah satunya dengan menyelesaikan blank spot agar bisa dibangun jaringan internet," ucapnya.

Herlambang mengatakan, persoalan internet ini bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah PPU namun juga Pemprov Kaltim.

Bahkan Pemprov Kaltim sudah beberapa kali melakukan pelatihan maupun menyampaikan keinginannya menyelesaikan ketersediaan jaringan internet ini. 

Baca juga: Otorita IKN Nusantara Buka Peluang Usaha Energi Bersih, Smart City Juga Pertanian

Herlambang mengatakan, ketersediaan jaringan internet ini merupakan kebutuhan utama bagi masyarakat, apalagi PPU menjadi wilayah IKN Nusantara.

"Ini juga menjadi program prioritas bagi Pemkab PPU. Soal fasilitas wifi juga kami masih menunggu dari pemerintah pusat maupun provinsi Kaltim," katanya.(*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved