Berita DPRD Samarinda

Komisi III DPRD Samarinda Minta Pemkot Tak Terlalu Lama Vakumkan PKL Tepian Mahakam Samarinda

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahroni Pasie meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tidak terlalu lama mengambil vakumkan PKL.

Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahroni Pasie ketika ditemui, Rabu (5/10/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahroni Pasie meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tidak terlalu lama memvakumkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Tepian Mahakam Samarinda.

Terutama bagi PKL yang memang sudah menjadi binaan Pemkot Samarinda yang terhimpun dalam Ikatan Pedagang Tepian Mahakam (IPTM).

Sementara bagi PKL yang ilegal menurutnya tindakan penertiban adalah langkah yang tepat.

Baca juga: Pemkot Balikpapan Ingatkan Perda Ketertiban Umum, PKL jadi Sasaran Penertiban

"Kalau misalnya pedagang yang binaan pemerintah kota sendiri mereka ini kan hari ini kan mau penataan ulang otomatis dengan penataan ulang memang akan disusun bagaimana semestinya bukan berarti itu dihilangkan tidak," ujar Muhammad Novan Syahroni Pasie ketika ditemui, Rabu (5/10/2022).

Disamping itu, ia mengatakan bahwa Pemkot Samarinda telah berencana untuk menata ulang kawasan tersebut.

"Sebenarnya PKL binaan Pemkot ini sudah tertata, tapikan memang hari ini ada memang mau perubahan tentang tata ruang RTH ini sendiri nah jadi disitu yang memang pemerintah kota ambil tindakan vakumkan sementara supaya saat penataan berikutnya lebih rapi lebih baik," ujarnya.

Baca juga: 80 Personel Satpol PP Berjaga di Tepian Mahakam Samarinda dalam Upaya Penertiban PKL

Namun memang pihaknya meminta agar Pemkot jangan terlalu lama memvakumkan mereka, karena akan berpengaruh kepada perjalanan hidup para pedagang itu sendiri.

"Kita menyarankan sesegerakan pemerintah kota mengambil kebijakan terkait dengan jangan terlalu lama mengambil vakumkan pedagang kaki lima yang memang binaan Pemerintah Kota, kalau yang ilegal itu yang harus di tindak saat ini," pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved