Berita Nasional Terkini
AHY Pertanyakan Kabar Program Food Estate, Tuding Anggaran Triliunan Rupiah
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengkritisi sejumlah program Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi
Menurutnya, apabila KPU dan Bawaslu independen dalam Pemilu 2024 maka kecurangan tidak akan terjadi.
"Jika kondisi itu terjadi Insya Allah Pemilu kita akan damai karena ada fair play, karena tidak ada kecurangan sehingga menang atau kalah akan diterima jika terjadi permainan yang adil dan sportif," ucapnya.
Baca juga: Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono Akan Ditetapkan Capres di Rapimnas Demokrat
AHY juga meminta TNI-Polri, Badan Intelijen Negara (BIN) hingga kejaksaan agar menjaga netralitasnya dalam Pemilu 2024.
"Seluruh aparatur negara harus benar-benar netral baik TNI-Polri, BIN, Kejaksaan, dan lembaga penegak hukum lainnya serta badan-badan usaha milik negara," ujarnya.
Dia menegaskan pentingnya Pemilu 2024 berlangsung secara sportif dan sesuai dengan undang-undang (UU).
"Demokrat merekomendasikan pentingnya fair play atau permainan yang adil dan sportif sesuai dengan UU dan aturan yang berlaku. Elemen fair play yang paling penting adalah hadirnya netralitas negara," ucapnya.
Lebih lanjut, AHY meminta agar tak mengganggu pelaksanaan Pemilu sebab Pemilu merupakan hak rakyat.
"Pemilu itu milik rakyat, yang berdaulat ya rakyat. Jadi berikan hak rakyat itu hak untuk memilih dan hak untuk dipilih. Jangan diganggu, jangan diganggu," tegasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul AHY Kritisi Program Food Estate Pemerintah Jokowi: Grasa-grusu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kritisi-pemerintahn-Jokowi-ahy.jpg)