Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Bupati Tinjau Jalan Usaha Tani, Embung hingga Tanam Kopi di Kampung Kopi Luwak

Bupati Kukar Edi Damansyah melakukan peninjauan jalan usaha tani, embung hingga melakukan penanaman kopi luwak di Desa Prangat Baru.

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Bupati Kukar Edi Damansyah saat melakukan peninjauan jalan usaha tani, embung hingga melakukan penanaman kopi luwak di Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Dalam upaya mendukung potensi perkebunan dan pengembangan kopi luwak di Desa Prangat Baru, Kecamatan Marangkayu, berjalan baik.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah melakukan peninjauan mulai dari jalan usaha tani, embung hingga melakukan penanaman kopi luwak serentak bersama para pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha setempat, pekan tadi.

"Bismillahirrahmanirrahim, semoga kopi ini tumbuh dan berkembang, dan menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat. Saya berharap kopi luwak yang ditanam ini terus di jaga dan dipelihara dengan baik," pesan Edi Damansyah kepada kelompok Tani Kampung Kopi Luwak.

Baca juga: Hadiri Business Matching Produk Dalam Negeri, Wabup: Kukar Mendukung Keberlanjutan Produk Lokal

Setelah melakukan penanaman kopi, Edi Damansyah juga meninjau jalan usaha tani perkebunan kopi dan embung yang masih dalam proses pengerjaan.

"Saya minta pekerjaannya fokus dan segera diselesaikan, infrastruktur jalan dan daya dukung perkebunan kopi ini sangat diperlukan, sehingga ke depannya akses ini dapat dilalui dengan nyaman," ujarnya.

Kembali ditegaskan Bupati Edi Damansyah, keberadaan kopi luwak tidak menggantikan komoditas karet yang sudah lama berkembang di Marangkayu, melainkan sebagai sumber alternatif pendapatan bagi para petani khususnya saat musim hujan dan produksi karet pun menurun.

"Saya katakan bahwa pengembangan kopi luwak ini tidak menggantikan komoditas karet yang sudah lama dikembangkan di wilayah ini, di mana Marangkayu sudah ditetapkan sebagai wilayah sentra pengembangan karet di Kalim. Kopi luwak menjadi alternatif sumber pendapatan petani di saat musim huhan dan produksi karet menurun," jelasnya.

Baca juga: Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi Ke-3 Se-Indonesia, Pemkab Kukar Raih APBD Award 2023

Diketahui, tahun 2023 dukungan sarana dan prasarana dalam pengembangan kopi luwak diberikan Pemkab Kukar melalui Dinas Perkebunan yang berada di desa Peranget Baru dengan enam kelompok tani kampung kopi luwak mulai dari bantuan bibit kopi, pupuk kopi, alat pengolahan kopi, pembangunan embung kopi, hingga pembangunan jalan produksi kopi. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved