Berita Balikpapan Terkini

Pemkot Balikpapan Salurkan BPJS Ketenagakerjaan kepada 3.200 Guru TKA dan TPA

Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan menyalurkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 3.200 guru TKA-TPA.

Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Penyaluran kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 3.200 guru TKA/TPA se-Kota Balikpapan, di Balikpapan Sport Convention Center (BSSC) Dome, Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota atau Pemkot Balikpapan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan menyalurkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 3.200 guru Taman Kanak-kanak Al-Qru'an (TKA) dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) se-Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Penyaluran ini berlangsung di Balikpapan Sport Convention Center (BSSC) Dome, Kalimantan Timur, Rabu (7/6/2023).

Turut hadir Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Kalimantan, Ervan Kurniawan, Kepala Kantor Cabang Balikpapan, I Nyoman Hary Sujana, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Balikpapan.

Disampaikan Ketua Baznas Kota Balikpapan, Abdul Rosyid Bustomi, sebanyak 3.200 guru TKA/TPA se-Kota Balikpapan yang menyetor data kepada pihaknya.

Baca juga: Mimpi Pemkot Balikpapan, BLKI jadi Pusat Pelatihan Keterampilan Wirausaha Kaltim

Namun, yang terdaftar hanya 3.080 data guru TKA/TPA lantaran masih ada data yang belum klir.

"Ada 3.200 guru TKA/TPA yang setor ke kami, namun setelah diverifikasi terdapat 3.080 data dari guru TKA/TPA. Sisanya masih belum fix datanya," jelas Bustomi, sapaan akrabnya.

"Untuk sementara guru TKA/TPA. InsyaAllah tahun depan kita asumsikan seluruhnya kepada guru di pondok pesantren," imbuhnya.

Adanya program kerjasama antara Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan ini, Bustomi berharap agar para guru bisa lebih fokus mengajar.

Baca juga: Pemkot Balikpapan Alokasikan Rp25 Miliar untuk Mekanisme Pembebasan Lahan Embung Aji Raden

"Supaya tidak perlu memikirkan risiko jaminan pada kecelakaan kerja, mudahan program ini bisa terus berjalan," tuturnya.

Di sisi lain, Baznas Balikpapan tengah merencanakan program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH).

Dengan 3 titik lokasi di Balikpapan Timur, Balikpapan Selatan dan Balikpapan Utara.

"Tahun ini masih 3 unit di 3 kecamatan dulu. Bulan ini sudah mulai verifikasi data, dari kelurahan sampai kecamatan sudah semua tinggal action saja," ulas Bustomi.

"Dana sudah standby sebanyak 45 juta per rumah dan sasarannya tentu orang yang fakir miskin," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved