Berita Nasional Terkini
Ungkap Dugaan Motif Sebenarnya, Ayah Angelina Nathania Bantah Hubungan Asmara Anaknya dengan Pelaku
Rochmat Bagus Apriatma (41) ayah mahasiswi Ubaya Angelina Nathania membantah ada hubungan asmara antara anaknya dan tersangka pembunuhnya.
"Mungkin ada keyakinan yang berbeda antara korban dan pelaku. Karena perkataan dari korban yang membuat pelaku sakit hati saat itu, seperti menghina," ucapnya.
Menurut pelaku Rochmad Sementara itu, Rochmad beralasan membunuh korban lantaran emosi.
Dia mengaku khilaf dengan tindakan tersebut.
"Karena memang emosi sesaat, jadi ada kata-kata yang kurang berkenan di hati saya, itu memicu saya untuk punya pikiran khilaf," kata Rochmad.
Kronologi Pembunuhan
Sebelumnya, polisi mengungkap detik-detik pembunuhan Angelina Nathania.
Di depan polisi, Rochmat mengaku membunuh Angelina karena ingin menggadaikan mobil korban.
Diceritakan, di awal Mei 2023, Mahasiswi Fakultas Hukum Ubaya ini pergi meninggalkan rumah sekira pukul 6.30 dengan naik mobil Xpander milik kakaknya.
Mahasiswi semester VI ini pamit ke mamanya hendak mengikuti ujian di kampus.
Di tengah perjalanan mampir ke sebuah cafe milik Rochmat di kawasan Rungkut.
Mereka kemudian pergi sarapan di sebuah rumah makan.
Sesudahnya, Rochmat mengantar Angelina ke kampus dan keduanya kemudian berpisah.
Saat itu mobil digunakan Rochmat.
Selesai ujian, korban dijemput pelaku.
Di mobil pelaku mengatakan ingin meminjam uang korban senilai puluhan juta.
Angelina Nathania
Mahasiswi Ubaya
Pembunuhan Mahasiswi Ubaya
kronologi pembunuhan mahasiswi ubaya
motif pembunuhan mahasiswi ubaya
mahasiswa ubaya dibunuh
Tampang Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Pria Bertato Naga di Solo, Terkuak Motif Suyono Habisi Korban |
![]() |
---|
Fakta Baru Mayat Dicor di Jalan Mulawarman Semarang, 1 Orang Diamankan, Diduga Pembunuhan Berencana |
![]() |
---|
Kasus Subang Terbaru, Sosok Ini Soroti Keanehan Akun Media Sosial Amelia Setelah Terjadi Pembunuhan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.