Berita Samarinda Terkini

Pemkot Beri Opsi Tukar Guling, 48 Pemilik Ruko Pasar Pagi Samarinda Tetap Tolak Rekonstruksi

Pemkot Beri Opsi Tukar Guling, 48 Pemilik Ruko Pasar Pagi Samarinda Tetap Tolak Rekonstruksi

Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Mathias Masan Ola
TribunKaltim.co/Sintiya Alfatika Sari
Pemkot Samarinda saat sosialisasi kepada pedagang Pasar Pagi Samarinda terkait relokasi sebagian pedagang ke Mal SGS Samarinda, Selasa (12/12/2023). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemkot Beri Opsi Tukar Guling, 48 Pemilik Ruko Pasar Pagi Samarinda Tetap Tolak Rekonstruksi.

Assisten I Pemkot Samarinda yang juga Ketua Tim Relokasi Pasar Pagi, Ridwan Tassa mengatakan pihaknya sudah mensosialisasikan rencana rekonstruksi Pasar Pagi kepada semua pedagang.

Termasuk menawarkan opsi tukar guling kepada 48 pemilik sertifikat hak milik atau SHM.

Baca juga: Budi Menolak Opsi Tukar Guling Buntut dari Rencana Pembongkaran Pasar Pagi Samarinda

Meski menolak opsi tukar guling, 48 pemilik SHM itu tetap dilibatkan untuk mencari jalan terbaik bagi semua pihak.

Hal itu dilakukan dengan harapan mencapai kesepahaman yang terbaik antara pemerintah dan juga para pemilik ruko.

"Walaupun kita tidak meminta putusan mereka, tetapi kita tetap mengajak mereka untuk berdiskusi. Karena yang terbaik supaya mereka juga tidak merasa dirugikan," tutur Tassa.

Rencana rekonstruksi Pasar Pagi yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali menemui kendala.

Rencana tersebut kembali mendapat penolakan, kali ini dari 48 pemilik ruko yang telah memiliki sertifikat hak milik (SHM).

Baca juga: Pedagang Emas Pasar Pagi Samarinda Siap Direlokasi, Pemkot Siapkan Pengawal Keamanan

Terkait penolakan itu, Assisten I Pemkot Samarinda yang juga Ketua Tim Relokasi Pasar Pagi, Ridwan Tassa angkat bicara.

Dikatakan bahwa sebelumnya, Pemkot Samarinda telah melakukan sosialisasi.

Pihaknya juga memberikan opsi tukar guling kepada pemilik bangunan tersebut, namun mereka tetap menolak.

"Kita sudah sosialisaikan bahwa nanti diberi alternatif tukar guling," ungkapnya tak lama ini.

Terkait relokasi keseluruhan pedagang, Tassa berharap agar proyek ini dapat rampung segera.

"Insya Allah Januari ini selesai semua," pungkasnya. (*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved