Berita Balikpapan Terkini
Kajari Slamet Riyanto Minta PPK Tegas pada Kontraktor DAS Ampal Balikpapan
Dia mengatakan, seluruh informasi mengenai proyek DAS Ampal Balikpapan telah diperoleh dan disimpan sebagai bahan penyelidikan.
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Balikpapan, Slamet Riyanto menegaskan bahwa pengawasan pihak Kejaksaan terhadap proyek DAS Ampal terus dilakukan sejak proyek tersebut mulai dikerjakan pada Agustus tahun 2022 lalu.
Hal ini diungkapkan Slamet Riyanto saat menjadi narasumber Titik Temu DAS Ampal The Next Chapter dalam program Podcast Tribun Kaltim yang dipandu langsung Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim Ibnu Taufik Juwariyanto pada Rabu (17/1/2024).
Dia mengatakan, seluruh informasi mengenai proyek DAS Ampal Balikpapan telah diperoleh dan disimpan sebagai bahan penyelidikan jika kemudian terjadi tindakan yang melanggar hukum dan mengakibatkan kerugian keuangan dalam kegiatan pengerjaan proyek strategi seperti DAS Ampal tersebut.
"Kami menilai bahwa pembangunan drainase sistem perkotaan di Kota Balikpapan yang ada di Jalan MT Haryono ini sangat strategis," tegas Slamet Riyanto.
Baca juga: Terkait DAS Ampal Balikpapan, Dinas PU Sebut Kontraktor Ngeyel, DPRD Minta Ganti Pemain
"Sampai di sini kami tetap mengawasi kegiatan itu (Proyek DAS Ampal) ya, sampai dengan pemberian kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan oleh PPK terhadap penyedia barang," beber Slamet Riyanto.
Punya Tujuan Sangat Mulia
Kajari Slamet Riyanto mengakui bahwa proyek DAS Ampal Balikpapan memiliki tujuan yang sangat mulia.
Akan tetapi, jelas Slamet Riyanto, dalam upaya mewujudkan penyelesaian proyek DAS Ampal tersebut harus sesuai dengan penataan sistem drainase perkotaan.
"Maksud dan tujuan yang baik ini seharusnya tetap harus dijaga sampai dengan akhirnya sampai terwujudnya benar-benar bahwa pengendalian banjir bisa diwujudkan di daerah itu," ungkapnya.
Baca juga: Ganti Rugi Proyek DAS Ampal Balikpapan Dipertanyakan, Anggota DPRD Kaltim: Usaha Kecil Gulung Tikar
Menurutnya, ada beberapa hal kecil yang seharusnya diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan pengerjaan proyek tersebut, seperti:
- Informasi terkait pelaksanaan proyek;
- Para pekerja proyek;
- Kerapian hasil pekerjaan;
- hingga mobilisasi alat berat agar tidak menggangu kenyamanan masyarakat sekitar.
Terkait hal tersebut di atas, kata dia, menjadi tugas dan kewajiban yang harus dilakukan oleh pemberi pekerjaan dalam hal ini bisa PPK-nya atau mungkin di dalam proyek ini, ada ditentukan yang namanya pengawas pekerjaan biasanya dikenal dengan manajemen konstruksi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240117_Kajari-Balikpapan-Slamet-soal-DAS-Ampal.jpg)