Tribun Kaltim Hari Ini
Cuaca Ekstrem Bikin Warga Thailand Panggil Hujan dengan Boneka Doraemon, Begini Kisahnya
Sama seperti beberapa negara di Asia Tenggara lainnya, Thailand sedang bergulat dengan gelombang panas ekstrem
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BANGKOK - Sama seperti beberapa negara di Asia Tenggara lainnya, Thailand sedang bergulat dengan gelombang panas ekstrem. Pada 24 April lalu, Ibu Kota Bangkok sempat mencatatkan suhu hingga 40,1 derajat Celcius.
Kementerian Kesehatan Thailand bahkan kala itu mengumumkan, ada 30 orang yang telah meninggal akibat sengatan panas antara 1 Januari dan 17 April.
Dikutip dari TIME, jumlah itu hampir sebanding dengan total korban tewas dalam jangka waktu setahun pada 2023, yaitu 37 orang.
Baca juga: Mbak Rara Tidak Dipanggil Lagi di MotoGP Mandalika 2023, Penyelenggara Sebut tak Butuh Pawang Hujan
Di tengah situasi sulit tersebut, muncullah cerita unik dari warga Thailand yang menggunakan boneka Doraemon dalam ritual pemanggilan hujan pada akhir April lalu.
Sebagaimana diberitakan media Thailand Matichon pada Senin (29/4/2023), untuk memohon hujan setelah musim kemarau selama berbulan-bulan, sekitar 200 penduduk di distrik Phayuha Khiri, Provinsi Nakhon Sawan telah melakukan sebuah ritual yang disebut Hae Nang Maew atau "parade kucing betina".
Disebutkan, bahwa upacara ini memiliki akar sejak ratusan tahun yang lalu di mana para petani mengadakan prosesi dengan nang maew (kucing betina). Mereka membawa kucing dibawa dalam kandang, melintasi desa saat musim tanam semakin dekat.
Natichon melaporkan, dalam ritual itu, ada prosesi menyiramkan air ke arah kucing. Harapannya adalah tangisan atau erangan kucing akan mendatangkan hujan yang penting bagi kehidupan.
Sementara di masa lalu kucing sungguhan telah digunakan, di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang penyiksaan terhadap hewan, boneka Hello Kitty dan alternatif tak bernyawa lain, termasuk boneka Doraemon telah menggantikannya dalam beberapa tahun terakhir.
Alhasil, para penduduk di Nakhon Sawan kali ini membawa sangkar berisi boneka Doraemon dan memercikan air ke arahnya.
Baca juga: Terbaru! Mbak Rara Pawang Hujan Kembali Beraksi Amankan KTT ASEAN, Gajinya Tembus 3 Digit
Badan Metereologi Thailand sendiri telah memperingatkan warga bahwa kondisi cuaca kering diperkirakan tidak akan berhenti hingga setidaknya pertengahan Mei mendatang.
Sementara itu, ketika perubahan iklim terus mendorong kenaikan suhu global, para ahli meteorologi memperingatkan bahwa panas terik di musim panas yang pernah mereda sekitar bulan Juni mungkin sekarang dan di masa depan akan berlangsung hingga bulan Oktober. (kompas.com)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Kaltim dan Google News Tribun Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
Teriakan Keadilan Menggema di Pemakaman, Iring-iringan Ojol Antar Affan ke Peristirahatan Terakhir |
![]() |
---|
Fiskal Kaltim Dikebiri Pusat, Dana Bagi Hasil Terpangkas, Daerah Dipaksa Bertahan |
![]() |
---|
Presiden Prabowo Pasang Badan, Tegas Dukung Bahlil Lahadalia di Tengah Isu Munaslub Golkar |
![]() |
---|
Jangan Jual Murah Karbon Biru Kaltim, Wagub: Hasil Perdagangan Harus Kembali untuk Kemakmuran Warga |
![]() |
---|
Bagus Ajak Aliansi Bakwan Diskusi, Pendemo Kecewa Tidak Bisa Ketemu Wali Kota, Sampaikan 5 Tuntutan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.