Kamis, 9 April 2026

Pemilu 2024

Profil Anas Abdul Kadir, dari Wartawan Kini Jadi Komisioner KPU Paser Kalimantan Timur

Perjalanan karir Anas Abdul Kadir dalam dunia jurnalistik sebagai wartawan media online harus terhenti setelah terpilih sebagai salah satu komisioner

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser, Divisi Teknis Penyelenggara, Anas Abdul Kadir. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Perjalanan karir Anas Abdul Kadir dalam dunia jurnalistik sebagai wartawan media online harus terhenti setelah terpilih sebagai salah satu komisioner KPU Kabupaten Paser.

Pria kelahiran 21 Agustus 1990 itu, sebelumnya sudah melakoni pekerjaannya sebagai jurnalis atau wartawan hampir 3 tahun.

Hingga Ia memutuskan mencoba peruntungan beralih profesi, dengan mendaftarkan dirinya sebagai salah satu kandidat komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser.

Baca juga: KPU Paser Tetapkan Perolehan Kursi Anggota DPRD, Ingatkan yang Terpilih Laporkan Harta Kekayaan

Keputusannya itu tentu tidak hanya buah bibir semata, namun dibuktikan dengan namanya yang masuk dalam daftar pencalonan di tahun 2023.

Dalam meniti karirnya tentu tidaklah mudah Ia jalani, ayah dari satu anak itu harus memulai dari paling bawah terlebih dahulu yaitu menjadi petugas Ad Hoc dalam Pemilihan Umum (Pemilu).

"Saya jadi petugas ad hoc dulu, sebagai anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) KPU Paser tahun 2020-2021 dan kedua di tahun 2023," kata Anas saat ditemui Tribunkaltim.co di ruang kerjanya, Minggu (5/5/2024).

Selain sebagai penyelenggara Pemilu, rupanya Ia lebih dahulu mengabdikan dirinya sebagai pengawas Pemilu di sekretariat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Paser.

"Kurang lebih tiga tahun di sana (Bawaslu) sejak 2013 hingga 2015, dan pernah menjadi pengawas tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 2019," sebut pria kelahiran Desa Bukit Seloka, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser.

Baca juga: KPU Paser Buka Perekrutan Badan Adhoc Pilkada 2024, Berikut Tahapan-tahapannya

Sebelum melanjutkan bercerita tentang perjuangannya hingga bisa lolos jadi komisioner KPU Paser, Ia kembali mengenang masa saat masih melakoni profesi jurnalistik.

Masuk dalam dunia jurnalis sejak tahun 2021, yang setiap harinya disibukkan dengan berburu informasi dan menulis naskah berita layaknya wartawan pada umumnya.

"Sedikit banyaknya, juga punya pengalaman sebagai wartawan. Kalau diingat-ingat, dulu saya yang nanya ke narasumber. Sekarang posisinya terbalik, saya lagi yang dijadikan target menggali informasi," kenangnya, sembari tersenyum.

Sekitar tiga tahun menjadi wartawan, suami dari Vega Zulia Putri Adi itu mengubah haluan beradu nasib dengan mendaftarkan dirinya sebagai calon komisioner KPU Paser di tahun 2023.

Berbekal dari pengalaman yang dimiliki, Anas cukup yakin dengan kemampuannya untuk bisa bersaing dalam memperebutkan salah satu kursi komisioner KPU Paser.

Baca juga: Komisioner KPU Paser Kini Diisi 3 Wajah Baru, Berikut Namanya

Kala itu, Ia baru kali pertama mendaftar sebagai komisioner KPU dan harus menghadapi peserta lain termasuk petahana.

"Ada puluhan peserta yang mendaftar, lawannya berat-berat. Apalagi, ada petahana yang kembali mendaftar untuk kembali menjadi komisioner," kata pria lulusan STIE Widya Praja Tanah Grogot (2010-2015).

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved