Kamis, 21 Mei 2026

Berita Penajam Terkini

Kejari PPU Selidiki Proyek Pembangunan SD 026 Penajam

Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU) tengah menyelidiki pembangunan SD Negeri 026 Penajam

Tayang:
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Bangunan SD 026 Penajam yang sedang dalam penyelidikan Kejari PPU.TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU) tengah menyelidiki pembangunan SD Negeri 026 Penajam.

Sebagaimana diketahui, bahwa SD tersebut telah dibangun pada Mei 2023 lalu, dan harusnya selesai Desember ditahun yang sama, kemudian bisa dimanfaatkan pada tahun ini.

Sayangnya, sekolah tersebut nyatanya belum seratus persen selesai meski telah melewati target penyelesaian.

Dipertengahan 2024 ini, bersamaan dengan masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), SD 026 masih belum ada asas manfaat.

Hal itu kemudian menjadi atensi Kejari, untuk menyelidiki apakah dalam proses pembangunannya mengarah pada indikasi pidana.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) PPU Faisal Arifuddin mengatakan bahwa, setidaknya ada beberapa tahapan pemeriksaan yang dilakukan.

Baca juga: Kejari PPU Beri Pendampingan Hukum di Sejumlah SKPD, Ini Tujuannya

Baca juga: Kejari PPU Gencarkan Program Jaksa Masuk Sekolah, Sasar Peserta Didik Tingkat SMA Sederajat

Termasuk didalamnya mengumpulkan bukti-bukti dari lima orang saksi yang berhubungan dengan sekolah tingkat dasar tersebut.

"Untuk SD 026 Penajam kami sudah memeriksa 5 saksi," ungkapnya Kamis (6/6/2024).

Kajari menjelaskan bahwa, proses penyelidikan yang dilakukan tersebut karena adanya temuan yang mengarah pada tindakan pidana.

"Itu berdasarkan pada temuan kami di lapangan kemudian kami analisa, kami telaah dan kami simpulkan adanya indikasi dugaan pidana," jelasnya.

Usai mengumpulkan alat bukti yang mencukupi, baik dari keterangan saksi maupun dokumen yang dibutuhkan, maka selanjutnya akan dinaikkan ke tahap penyidikan.

Sebelumnya diketahui, SD 026 Penajam telah diresmikan pada Maret 2024 lalu. Meski demikian, tak ada aktivitas apapun di sekolah tersebut hingga saat ini.

Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU Andi Singkerru mengungkapan bahwa pekerjaan yang tersisa, yakni beberapa unit bangunan WC.

Sebelum melanjutkan pembangunannya, terlebih dahulu ditentukan sisa pekerjaan yang ditinggalkan kontraktor.

Setelah hal tersebut diketahui, maka pihak Disdikpora akan kembali melakukan penganggaran, untuk menyelesaikan pembangunan SD 026 Penajam.

"Kalau perhitungan kita itu pekerjaannya sudah 94 persen, tapi dari kontraktor 96 persen, itu kita mau cari tahu dulu berapa yang sebenarnya," ujar Andi Singkerru.

Bangunan dua lantai SD Negeri 026 Penajam, menghabiskan anggaran cukup besar. Yakni mencapai Rp15 miliar lebih.

Mencakup pembangunan 12 ruang kelas, perpustakaan, ruangan guru, ruang pertemuan, laboratorium, bangunan untuk kantin dan lainnya.

Baca juga: Berkas Perkara Tahap I Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Babulu Diserahkan ke Kejari PPU

Selama proses pembangunan berlangsung, para peserta didik terpaksa harus menumpang di SD Negeri 003 Penajam.

Jarak yang cukup jauh dari lokasi SD 026 Penajam saat ini.

Selain jaraknya yang jauh, jam belajar peserta didik SD 026 Penajam pun terpaksa dipangkas, dan bergiliran. (*)

Ikuti berita populer lainnya di Google News Tribun Kaltim

Ikuti berita populer lainnya di saluran WhatsApp Tribun Kaltim

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved