Berita Penajam Terkini
Kejari PPU Selidiki Proyek Pembangunan SD 026 Penajam
Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU) tengah menyelidiki pembangunan SD Negeri 026 Penajam
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU) tengah menyelidiki pembangunan SD Negeri 026 Penajam.
Sebagaimana diketahui, bahwa SD tersebut telah dibangun pada Mei 2023 lalu, dan harusnya selesai Desember ditahun yang sama, kemudian bisa dimanfaatkan pada tahun ini.
Sayangnya, sekolah tersebut nyatanya belum seratus persen selesai meski telah melewati target penyelesaian.
Dipertengahan 2024 ini, bersamaan dengan masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), SD 026 masih belum ada asas manfaat.
Hal itu kemudian menjadi atensi Kejari, untuk menyelidiki apakah dalam proses pembangunannya mengarah pada indikasi pidana.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) PPU Faisal Arifuddin mengatakan bahwa, setidaknya ada beberapa tahapan pemeriksaan yang dilakukan.
Baca juga: Kejari PPU Beri Pendampingan Hukum di Sejumlah SKPD, Ini Tujuannya
Baca juga: Kejari PPU Gencarkan Program Jaksa Masuk Sekolah, Sasar Peserta Didik Tingkat SMA Sederajat
Termasuk didalamnya mengumpulkan bukti-bukti dari lima orang saksi yang berhubungan dengan sekolah tingkat dasar tersebut.
"Untuk SD 026 Penajam kami sudah memeriksa 5 saksi," ungkapnya Kamis (6/6/2024).
Kajari menjelaskan bahwa, proses penyelidikan yang dilakukan tersebut karena adanya temuan yang mengarah pada tindakan pidana.
"Itu berdasarkan pada temuan kami di lapangan kemudian kami analisa, kami telaah dan kami simpulkan adanya indikasi dugaan pidana," jelasnya.
Usai mengumpulkan alat bukti yang mencukupi, baik dari keterangan saksi maupun dokumen yang dibutuhkan, maka selanjutnya akan dinaikkan ke tahap penyidikan.
Sebelumnya diketahui, SD 026 Penajam telah diresmikan pada Maret 2024 lalu. Meski demikian, tak ada aktivitas apapun di sekolah tersebut hingga saat ini.
Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU Andi Singkerru mengungkapan bahwa pekerjaan yang tersisa, yakni beberapa unit bangunan WC.
Sebelum melanjutkan pembangunannya, terlebih dahulu ditentukan sisa pekerjaan yang ditinggalkan kontraktor.
Setelah hal tersebut diketahui, maka pihak Disdikpora akan kembali melakukan penganggaran, untuk menyelesaikan pembangunan SD 026 Penajam.
"Kalau perhitungan kita itu pekerjaannya sudah 94 persen, tapi dari kontraktor 96 persen, itu kita mau cari tahu dulu berapa yang sebenarnya," ujar Andi Singkerru.
Bangunan dua lantai SD Negeri 026 Penajam, menghabiskan anggaran cukup besar. Yakni mencapai Rp15 miliar lebih.
Mencakup pembangunan 12 ruang kelas, perpustakaan, ruangan guru, ruang pertemuan, laboratorium, bangunan untuk kantin dan lainnya.
Baca juga: Berkas Perkara Tahap I Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Babulu Diserahkan ke Kejari PPU
Selama proses pembangunan berlangsung, para peserta didik terpaksa harus menumpang di SD Negeri 003 Penajam.
Jarak yang cukup jauh dari lokasi SD 026 Penajam saat ini.
Selain jaraknya yang jauh, jam belajar peserta didik SD 026 Penajam pun terpaksa dipangkas, dan bergiliran. (*)
Ikuti berita populer lainnya di Google News Tribun Kaltim
Ikuti berita populer lainnya di saluran WhatsApp Tribun Kaltim
| PPU Kembangkan Padi Amfibi Gamagora 7, Varietas UGM Tahan Lahan Kering dan Basah |
|
|---|
| Sekda PPU Soroti Disiplin Dokter RSUD RAPB dalam Evaluasi Program JKN |
|
|---|
| Tak Perlu Jauh Lagi, Warga Maridan Sepaku Kini Punya Klinik Pratama St Borromeus, Intip Fasilitasnya |
|
|---|
| Bupati PPU Mudyat Noor Bocorkan Cara Jaga Harga Sembako Tetap Stabil |
|
|---|
| Babulu Musim Panen Jagung, Pasokan Pangan Warga PPU dan Ternak Terjaga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240606-Bangunan-SD-026-Penajam.jpg)