Ibu Kota Negara
Pembangunan IKN Penyebab Matinya Paus Sperma yang sempat Terdampar di Perairan Teritip Balikpapan
Greenpeace menyebut pembangunan IKN Kaltim menjadi salah satu penyebab matinya Paus Sperma yang sempat terdampar di perairan Teritip, Balikpapan.
Untuk upaya penyelamatan selanjutnya, Bripka Taufik menyebutkan bahwa tim gabungan akan berusaha mengarahkan paus ke perairan dalam menggunakan perahu dan tali khusus yang tidak menyakiti paus.
Ia menjelaskan bahwa paus akan dikawal menggunakan perahu oleh kepolisian dan petugas.
Paus tersebut akan diarahkan atau ditarik menggunakan tali yang terbuat dari plastik halus atau kain, yang tidak akan menyakiti paus.
Menurutnya, paus perlu dibantu ditarik karena jika sudah berada di perairan dangkal, paus akan sulit untuk bergerak kembali, kemungkinan karena sonar paus tidak mendapat pantulan yang baik.
Saat ini, tim gabungan masih menunggu kondisi air surut untuk memulai operasi penyelamatan.
"Kami bersama BKSDA, Dinas Perikanan, dan BPSPL sudah siap. Tinggal nunggu air surut dan perahu, lalu kami berangkat," tutup Bripka Taufik.
Baca juga: 4 Kali Paus di Kulon Progo ke Area Daratan, Petugas Temukan Hal Janggal pada Tubuhnya
(kompas.com/TribunKaltim.co/Mohammad Zein Rahmatullah)
Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram
Nasib Proyek-proyek IKN Nusantara di Tangan Jokowi, Kans Mangkrak Besar Jika Keppres Belum Diteken |
![]() |
---|
Rencana Bangun Jalan Tol Bawah Laut IKN Nusantara di Kaltim, Belajar pada Australia dan Korea |
![]() |
---|
Daftar Konglomerat dan Para Naga di Mega Proyek IKN Senilai Rp 53,5 Triliun, Baru Satu yang Tuntas |
![]() |
---|
Konglomerat dan Para Naga di Mega Proyek IKN di Kaltim, Investasi Swasta Total Rp 53,5 Triliun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.