Ibu Kota Negara

Pembangunan IKN Penyebab Matinya Paus Sperma yang sempat Terdampar di Perairan Teritip Balikpapan

Greenpeace menyebut pembangunan IKN Kaltim menjadi salah satu penyebab matinya Paus Sperma yang sempat terdampar di perairan Teritip, Balikpapan.

Editor: Amalia Husnul A
HO/Bripka Taufik-DP3 Balikpapan
IKN PENYEBAB MATINYA PAUS SPERMA - Paus sperma (Physeter macrocephalus) yang terdampar di perairan Muara Teritip, 35 kilometer utara pusat kota Balikpapan akhirnya mati. Paus setelah terdampar sejak Senin (22/9/2024). Greenpeace menyebut pembangunan IKN Kaltim menjadi salah satu penyebab matinya paus sperma yang sempat terdampar di perairan Teritip, Balikpapan. 

Untuk upaya penyelamatan selanjutnya, Bripka Taufik menyebutkan bahwa tim gabungan akan berusaha mengarahkan paus ke perairan dalam menggunakan perahu dan tali khusus yang tidak menyakiti paus.

Ia menjelaskan bahwa paus akan dikawal menggunakan perahu oleh kepolisian dan petugas.

Paus tersebut akan diarahkan atau ditarik menggunakan tali yang terbuat dari plastik halus atau kain, yang tidak akan menyakiti paus.

Menurutnya, paus perlu dibantu ditarik karena jika sudah berada di perairan dangkal, paus akan sulit untuk bergerak kembali, kemungkinan karena sonar paus tidak mendapat pantulan yang baik.

Saat ini, tim gabungan masih menunggu kondisi air surut untuk memulai operasi penyelamatan.

"Kami bersama BKSDA, Dinas Perikanan, dan BPSPL sudah siap. Tinggal nunggu air surut dan perahu, lalu kami berangkat," tutup Bripka Taufik.

Baca juga: 4 Kali Paus di Kulon Progo ke Area Daratan, Petugas Temukan Hal Janggal pada Tubuhnya 

(kompas.com/TribunKaltim.co/Mohammad Zein Rahmatullah)

Ikuti berita populer lainnya di Google News, Channel WA, dan Telegram

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved