Berita Samarinda Terkini
Dinkes Samarinda Giatkan Skrining ke Warga, Deteksi Virus yang Sebabkan Kanker Serviks
Dinas Kesehatan Kota Samarinda akan gencarkan kegiatan skrining HPV atau Human Papillomavirus, virus yang dapat menyebabkan kanker serviks.
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Kesehatan Kota Samarinda akan gencarkan kegiatan skrining HPV atau Human Papillomavirus, virus yang dapat menyebabkan kanker serviks.
Demikian dibeberkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. Ismed Kusasih kepada TribunKaltim.co pada Rabu (20/11/2024) di Samarinda, Kalimantan Timur.
Menurut dr. Ismed, HPV tidak hanya menyerang perempuan, tetapi juga dapat menyerang pria, dan infeksinya berpotensi menyebabkan kutil kelamin serta kanker lainnya.
HPV ini bisa menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan, bahkan mulai dari usia remaja atau mereka yang baru menikah.
Baca juga: YKI Beri Penyuluhan Kanker Serviks dan Kanker Payudara ke Siswi SMP, SMA dan SMK di Balikpapan
"Pemeriksaan HPV sekarang juga bisa dilakukan melalui metode urine untuk mendeteksi dini risiko kanker pada individu usia produktif,” tambahnya.
Berdasarkan arahan dari Kementerian Kesehatan, kini Dinkes Samarinda telah menggalakkan program skrining HPV di Kota Samarinda.
"Apalagi memang kementerian sudah memerintahkan semua kabupaten dan kota untuk melaksanakan skrining HPV. Ini langkah penting mengingat kanker serviks sering kali baru terdeteksi pada stadium lanjut, yang peluang penyembuhannya lebih kecil," kata Ismed.
Selain itu, kanker nasofaring atau tenggorokan juga menjadi perhatian, khususnya pada pria.
Kanker ini menyerang bagian belakang hidung yang terhubung ke tenggorokan, dan sering dikaitkan dengan kebiasaan merokok.
Untuk mengurangi risiko kanker nasofaring, kami terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar berhenti merokok.
"Kebiasaan ini sangat berisiko bagi kesehatan, dan deteksi dini sangat penting agar kanker tidak ditemukan dalam stadium lanjut," paparnya.
Baca juga: Kanker jadi Ancaman Warga Samarinda, Dinas Kesehatan Terus Edukasi Masyarakat
Lebih lanjut, dr. Ismed menyoroti pentingnya deteksi dini tidak hanya untuk kanker, tetapi juga penyakit kronis lain seperti diabetes dan hipertensi. Menurutnya, kunci utama pengendalian penyakit-penyakit ini adalah skrining yang rutin.
Di masa pemerintahan saat ini, ada program pemeriksaan kesehatan gratis setiap ulang tahun.
"Skrining ini tidak hanya sekadar mengukur tekanan darah, tetapi juga meliputi tes darah, urine, dan pemeriksaan lengkap lainnya," ungkapnya.
Sebab itu, dirinya berharap masyarakat Kota Samarinda dapat memanfaatkan program-program kesehatan ini dengan baik.
"Intinya jangan sampai penyakit kanker terdeteksi sudah stadium tinggi, karena prognosis kearah kematian sangat besar. Jika sejak awal sudah terdeteksi akan cepat diobati," bebernya. (*)
| Terungkap Profesi dan Identitas Mayat di Belakang GOR Unmul Samarinda, Ada Honda CBR 150 di TKP |
|
|---|
| 4 Fakta Mayat Ditemukan di Belakang GOR Unmul Samarinda: Temuan Polisi di TKP dan Identitas Korban |
|
|---|
| Pendaftaran Calon Ketua Kadin Samarinda Dibuka hingga 16 April 2026, Ini Syaratnya |
|
|---|
| Geger, Mayat Pria Ditemukan di Belakang GOR Unmul Samarinda |
|
|---|
| WFH ASN Samarinda Ubah Pola Kerja, Diskominfo Tekankan Adaptasi Digital dan Pengawasan Berlapis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20241120_Kanker-Serviks-Diatasi.jpg)