Berita Penajam Terkini

Program Kegiatan DLH Penajam Paser Utara Terdampak Efisiensi Anggaran

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengevaluasi beberapa programnya tahun ini

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
EFISIENSI ANGGARAN - Kepala DLH PPU, Safwana, ada beberapa program kegiatan Dinas Lingkungan Hidup yang ikut terdampak kebijakan efisiensi anggaran, Selasa (18/2/2025). Anggaran untuk dokumen itu, dialokasikan mencapai Rp1,6 miliar. Usai efisiensi saat ini tersisa Rp500 juta. (TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengevaluasi beberapa programnya tahun ini, pasca-kebijakan efisiensi anggaran diberlakukan.

Kepala DLH PPU Safwana mengatakan bahwa, salah satu yang dievaluasi yakni pengadaan armada pengangkut sampah, berupa dump truk.

Awalnya, direncanakan pada tahun ini DLH akan mengadakan dua armada, sesuai kebutuhan.

Tetapi, setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran maka yang bisa diadakan hanya satu unit.

Baca juga: DLH PPU Kekurangan Armada Pengangkut Sampah, Belum Mampu Jangkau Kecamatan Terjauh

Harga satu unit dump truk kata Safwana mencapai Rp800 juta.

"Satu unit kena efisiensi, jadi satu saja pengadaan tahun ini," ungkapnya pada Selasa (18/2/2025).

Selain pengadaan armada yang terdampak, beberapa dokumen yang disusun juga berpotensi terhambat.

Di antaranya yakni, penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED) Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) yang sedang diproses.

Anggaran untuk dokumen itu, dialokasikan mencapai Rp1,6 miliar. Usai efisiensi saat ini tersisa Rp500 juta.

"Kami lumayan besar juga yang kena efisiensi, tetapi namanya kebijakan pusat semua pasti merasakan," ujarnya.

Baca juga: DLH PPU Dapat Bantuan Alat Pengolahan Sampah dari KLHK 

Beberapa yang tidak terimbas kata dia, yakni belanja pegawai dan pengadaan tempat sampah.

Sementara yang lainnya seperti anggaran perjalanan dinas dan pengadaan ATK, ikut terpangkas hingga 50 persen.

"Tong sampah juga kita tetap pengadaan, kalau ditotal kita kena efisiensi sekitar Rp2,8 miliar," pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved