Berita Mahulu Terkini
Anggaran PSU Mahulu Kaltim Masih Kurang Rp3,8 Miliar, Ini Langkah Bawaslu
Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur yang akan digelar pada 24 Mei 2025
Penulis: Kristiani Tandi Rani | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur yang akan digelar pada 24 Mei 2025 menghadapi tantangan besar dalam hal pendanaan.
Ketua Bawaslu Mahulu, Saaludin mengungkapkan bahwa kebutuhan anggaran PSU belum sepenuhnya terpenuhi, dengan kekurangan mencapai Rp3,8 miliar.
"Kebutuhan kami, kami tetap coba patuhi instruksi efisiensi itu," katanya, Rabu (12/3/2025).
Meskipun ada instruksi efisiensi, Bawaslu Mahulu menekankan bahwa ada beberapa kebutuhan yang tidak bisa dihilangkan, seperti honorarium, pengawasan, dan bimbingan teknis (bimtek) bagi badan adhoc yang akan bertugas di PSU.
Baca juga: Bawaslu Mahulu Kaltim Harap PSU Berjalan Jujur, Saaludin: Belajar dari Kesalahan Kemarin
"Ya, tetapi kan dalam penyelenggaraan PSU ini ada hal-hal pokok yang memang harus kita penuhi. Misalnya honorarium, kemudian pengawasan, kami itu kan pengawasan, terus membimtek kembali badan adhoc," ucapnya.
Menurutnya, kebijakan penghematan yang diterapkan tetap memperhatikan arahan dari pemerintah pusat.
"Ya, kita instruksi presiden itu tentu kita perhatikan, kita patuhi," tuturnya.
Untuk menekan pengeluaran, Bawaslu Mahulu mengurangi kegiatan seremoni yang tidak terlalu mendesak.
"Makanya kita akan kurangi kegiatan-kegiatan yang sifatnya seremoni gitu kan," ujarnya.
Salah satu bentuk efisiensi yang dilakukan adalah memindahkan kegiatan yang biasanya dilakukan di hotel ke kantor Bawaslu Mahulu.
"Makanya kegiatan kita lebih banyak di kantor, tidak harus di hotel, di sini tidak ada ya, di cave atau gitu," tambahnya.
Sebelumnya, Bawaslu Mahulu mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp 6 miliar.
Namun, kemampuan keuangan pemerintah daerah hanya mampu menutupi sebagian.
"Nah, usulan kemarin kami kebutuhannya itu sekitar 6 M kan, nah kemudian di kemampuan pemerintah daerah itu menambahkan dari sisa kami kan masih ada sebagian kemarin," jelasnya.
Sayangnya, pemerintah daerah tidak bisa menanggung seluruh anggaran yang dibutuhkan, hanya mampu mengalokasikan Rp1,5 miliar.
"Masih ada, pemerintah daerah itu tidak bisa semuanya kalau untuk kami kemarin, mereka hanya satu setengah mengalokasikan," lanjutnya.
Untuk menutupi kekurangan, Bawaslu Mahulu mengajukan laporan kepada Bawaslu Provinsi Kaltim, yang akhirnya setuju untuk membantu.
"Nah, sisanya akhirnya kami ditutupi oleh APBD Provinsi melalui Bawaslu Provinsi, karena kami laporkan ke sana dan Bawaslu Provinsi siap membackup kekurangan kami," imbuhnya.
Proses pengusulan anggaran PSU ini juga mendapat asistensi dari Bawaslu Provinsi, yang memahami besarnya kebutuhan untuk memastikan PSU berjalan dengan lancar dan sesuai aturan.
Baca juga: Tahapan dan Jadwal Lengkap Pelaksanaan PSU Pilkada Mahulu 2024
"Ya karena kami dalam proses pengusulan anggaran untuk PSU ini kan melalui asistensi juga oleh Bawaslu Provinsi, jadi mereka juga tahu kebutuhan sebenarnya berapa," terangnya.
Namun, dengan masih adanya kekurangan Rp3,8 miliar, pemerintah daerah berencana bersurat ke Gubernur Kalimantan Timur untuk meminta tambahan dana.
"Nah karena pemerintah daerah tidak siap menambahkan kekurangan kami kemarin, nah makanya nanti pemerintah daerah juga akan bersurat juga ke Gubernur Kaltim untuk kekurangan kami itu," pungkasnya.
Ia menegaskan bahwa informasi ini diperoleh dalam koordinasi terakhir yang dilakukan hari ini. "Itu informasi yang hari ini tadi," tegasnya.
Dengan tantangan anggaran yang masih harus diselesaikan, Bawaslu Mahulu tetap berkomitmen untuk menjalankan PSU dengan transparansi dan efisiensi, memastikan bahwa proses demokrasi berjalan dengan baik tanpa kendala finansial. (*)
Kepala Disparpora Mahulu Ajak Semua Pihak Garap Pariwisata Secara Kolaboratif |
![]() |
---|
Disparpora Mahulu Kaltim akan Kembangkan Kawasan Pariwisata hingga Pinggir Sungai |
![]() |
---|
Alasan SPBU di Tikah Mahakam Ulu Batasi Penjualan, Konsumen Pertanyakan Selisih Harga |
![]() |
---|
Jumat Curhat di Ujoh Bilang, Polres Mahulu Ajak Warga Jaga Kamtibmas Aman |
![]() |
---|
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh: RPJMD Harus Jadi Gerak Nyata Manfaatnya Dirasakan Masyarakat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.