Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Program CKG di Samarinda Sepi Peminat, DPRD Dorong Sosialisasi Lebih Intensif hingga RT

Program Cek Kesehatan Gratis di Samarinda sepi peminat, DPRD dorong sosialisasi lebih intensif hingga tingkat RT.

Tayang:
Penulis: Sintya Alfatika Sari | Editor: Diah Anggraeni
TribunKaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo
CEK KESEHATAN GRATIS - Ilustrasi pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan Jasa Raharja di Bandara APT Pranoto , Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (27/3/2025). Program Cek Kesehatan Gratis di Samarinda sepi peminat, DPRD dorong sosialisasi lebih intensif hingga tingkat RT.(TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

Ia juga mengungkapkan adanya tantangan besar berupa sikap skeptis masyarakat terhadap proses pelayanan. 

Banyak warga yang masih beranggapan bahwa CKG akan memakan waktu antre panjang.

Padahal, program ini sudah menyediakan jalur khusus melalui pendaftaran online yang berbeda dengan layanan rutin puskesmas.

"Padahal, ada jalurnya sendiri dan via online untuk mendaftar dan berbeda dengan pelayanan rutin di puskesmas. Jadi pemikiran ini perlu diberikan pencerahan bahwa sistemnya tidak mengantre lama karena ada jalur dan pendaftarannya ada sistem sendiri," jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Novan mendorong agar Dinas Kesehatan Kota Samarinda lebih gencar melibatkan seluruh unsur masyarakat mulai dari dasawisma, PKK, hingga pertemuan di tingkat kelurahan dan RT.

"Ini yang perlu disosialisasikan di tingkat RT atau kelurahan untuk memberikan informasi, entah melalui dasawisma atau PKK-nya untuk menyampaikan di lingkungannya," imbuhnya.

Baca juga: Warga Pendatang Tetap Bisa Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis di Kaltim

Novan berharap partisipasi masyarakat dalam program CKG bisa meningkat signifikan. 

Warga pun bisa memanfaatkan fasilitas ini, mengingat seluruh pelayanan disediakan secara gratis dan tersebar di 26 puskesmas tanpa sistem zonasi wilayah.

"Harapan kita minimal bisa di 30-40 persen lah. Karena ini fasilitas gratis. Periksa saja dan daftar, kita kan ada 26 puskesmas di Samarinda. Dia juga tidak berlaku zonasi, sayang kalau tidak mau. Ini juga program yang sudah berjalan. Jangan tunggu sakit baru mau," seru Novan.

Menyadari bahwa waktu pelayanan di puskesmas bertepatan dengan jam kerja masyarakat, ia tetap mengajak warga untuk meluangkan waktu demi kesehatan diri sendiri.

"Meski memang banyak faktornya, ada yang takut lah, ada yang malah antre dan tidak punya waktu lah. Memang jam operasional kerja puskesmas seperti operasional kerja. Tapi kalau niat ya sisihkan lah waktu hanya beberapa jam untuk ini," tutup Novan.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved