Berita DPRD Kalimantan Timur
Infrastruktur di Kubar-Mahulu Jadi Prioritas Pemprov Kaltim
Infrastruktur di Kutai Barat-Mahakam Ulu jadi prioritas Pemerintah Provinsi Kaliantan Timur.
Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUNKALTIM.CO - Jalan berlumpur dan terhentinya pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) di Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) berdampak signifikan terhadap mobilitas warga, sehingga menghambat perekonomian bagi daerah.
Bahkan hal itu memicu sorotan dan kekhawatiran publik.
Merespons hal itu, anggota Komisi l DPRD Kaltim, Abdul Rahman Agus menyampaikan bahwa pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud kini berkomitmen kuat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut.
Hal ini dirinya sampaikan setelah rombongan pemerintah provinsi melakukan
kunjungan ke Kubar Mahulu beberapa waktu silam.
"Beliau komitmen ingin membangun jalan Kubar-Mahulu," ucapnya.
Baca juga: Soal Wacana Regulasi Pengelolaan Alur Sungai Mahakam, Begini Kata Bapemperda DPRD Kaltim
Agus, sapaan akrab Abdul Rahman Agus, merupakan perwakilan daerah Kubar dan Mahulu di parlemen Kaltim, mengungkapkan akan terus mengawal proses pembangunan infrastruktur agar menjadi prioritas di mata pemerintah provinsi.
Agus menegaskan bahwa aspirasi masyarakat sudah disampaikan dan direspons serius oleh Pemprov Kaltim.
“Kita lihat dalam setahun ini dimana komitmen kita sebagai DPRD provinsi kita nge-push beliau, insya Allah tahun ini beliau komitmen,” terang Agus.
“Kita sudah beberapa kali bertemu dengan Pak Gubernur dan juga ketua DPRD, beliau
nge-push, insya Allah, “sambungnya.
Baca juga: Kejati Selidiki Insiden Tertabraknya Jembatan Mahakam I Samarinda, DPRD Kaltim Beri Dukungan Penuh
Lebih lanjut Agus mengatakan, jalan di Kubar Mahulu bukan sekadar penghubung, tapi
menjadi nadi kehidupan masyarakat menopang mobilitas, ekonomi hingga akses
layanan dasar.
Dirinya juga menyoroti mandeknya pembangunan Jembatan ATJ di Kecamatan Melak akibat berbagai kendala teknis dan administratif.
Namun, dirinya mengungkapkan bahwa dalam rapat bersama Pemkab Kutai Barat,
bupati terpilih menyatakan komitmennya untuk melanjutkan mega proyek strategis tersebut.
“Kemarin sudah di rapatkan dengan bapak bupati baru pak edwin insyallah tahun ini mulai di bangun," tandasnya.(adv/hms7)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/05052025_Abdul_Rahman_AgusJPG.jpg)