Jumat, 10 April 2026

Berita DPRD Kalimantan Timur

Hadiri Peresmian Alat Operasi Mata, Launching Ruang CSSD dan USG 4 Dimensi RSUD Sangkulirang Kutim

Agusriansyah Ridwan Apresiasi Komitmen RSUD Sangkulirang Dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Iklan Tribun Kaltim | Editor: Budi Susilo
HO HMS
APRESIASI RSUD SANGKULIRANG - Anggota DPRD Kaltim Agusriansyah Ridwan, bersama Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, dan Direktur RSUD Sangkulirang dr. Azizah Bin Smith, saat menghadiri Peresmian  Alat Operasi Mata Tanpa Jahitan (Phacoemulsification), yang dirangkai dengan Launching USG 4 dimensi dan peresmian Ruang CSSD (Central Sterile Supply Department) di RSUD Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (6/5/2025). (HO/HMS) 

TRIBUNKALTIM.CO, KUTAI TIMUR - Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menghadiri Peresmian Alat Operasi Mata Tanpa Jahitan (Phacoemulsification), yang dirangkai dengan Launching USG 4 dimensi dan
peresmian Ruang CSSD (Central Sterile Supply Department) di RSUD Sangkulirang, Kabupaten Kutai
Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (6/5/2025).

Peresmian Alat Operasi Mata Tanpa Jahitan di RSUD ini dilakukan langsung oleh Bupati Kabupaten
Kutim, Ardiansyah Sulaiman dengan disaksikan Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan,
Direktur RSUD Sangkulirang, dr. Azizah Bin Smith, dan sejumlah pejabat daerah, tenaga medis, serta
masyarakat setempat.

Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menyampaikan apresiasi kepada pihak RSUD
Sangkulirang dan Pemkab Kutim.

Menurutnya, ini merupakan bukit kesungguhan pemerintah untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca juga: Perbedaan RSUD Sangkulirang Kutim Usai Terakreditasi Paripurna

“Alhamdulillah, hari ini telah diresmikan, alat yang digunakan untuk penyakit mata yang disebabkan
oleh katarak atau mungkin kecelakaan kerja, dengan operasi menggunakan teknologi canggih.
Sehingga operasinya tanpa dijahit,” ujarnya.

Selain telah menggunakan teknologi canggih, RSUD Sangkulirang juga memilik delapan dokter
spesialis.

Ini menandakan bahwa, proses peningkatan rumah sakit tipe D ke tipe C semakin
berpeluang.

“Tentu dengan meningkatnya tipe rumah sakit dari D ke C, pelayanan juga semakin optimal. Karena
peningkatan tipe rumah sakit merupakan bagian dari program prioritas pemerintah untuk
meningkatkan kualitas layanan kesehatan, terutama di daerah tertinggal dan terluar,” kata
Agusriansyah, sapaan akrabnya.

Hal ini lanjut dia, dimaksudkan untuk menyediakan fasilitas dan kemampuan pelayanan medik yang
lebih lengkap di rumah sakit tipe C.

Sehingga dapat menangani kasus medis yang lebih kompleks tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit dengan tingkat pelayanan lebih tinggi. 

Politisi PKS ini juga mengaku telah berdiskusi dengan Pemkab Kutim, terkait bagaimana upaya
melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan RSUD Sangkulirang. Termasuk penambahan
ruang rawat inap dan tempat tinggal untuk tenaga medis yang bertugas.

“Insyaallah mudah-mudahan tahun ini bisa diwujudkan, dan ini kita juga dorong di tingkat provinsi
melalui bantuan APBD Kaltim," bebernya. 

"Khususnya peningkatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga peningkatan tipe RSUD Sangkulirang, dapat segera terealisasi,” ujarnya.

Agusriansyah meyakini, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, termasuk Pimpinan DPRD Kaltim, akan
terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kaltim, dengan menjadikan ini
skala prioritas dalam rangka menjawab program gratispol yang memang menjadi visi misi Gubernur
Kalimantan Timur.

“Saya yakin dan percaya, bahwa visi misi yang dibangun Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tentu
tidak akan main-main. Pemprov Kaltim pasti mendukung usulan bantuan keuangan yang telah
diajukan Pemkab Kutim terkait pengadaan sarana dan prasarana RSUD Sangkulirang,” tegasnya.
(adv/hms6)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved