Berita Samarinda Terkini

DPRD Samarinda Pertanyakan Pengawasan Pembangunan Perumahan, Minta Dibangun Kolam Retensi

DPRD Samarinda bersama PUPR melakukan pertemuan untuk membahas berbagai persoalan akibat bencana yang menimpa Kota Tepian beberapa waktu terakhir

TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI
BAHAS BENCANA  - Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, Kamis (15/5). Ia memberikan penjelasan usai rapat evaluasi bersama Dinas PUPR terkait banjir dan longsor di area inlet Terowongan Samarinda. (TRIBUNKALTIM.CO/SINTYA ALFATIKA SARI) 

Oleh sebab itu, ia meminta agar insiden longsor ini segera dituntaskan dan tidak terulang lagi. Terlebih, meskipun bagian dalam terowongan belum dibuka untuk umum, peristiwa di bagian luar sudah memicu kekhawatiran publik.

“Artinya, masyarakat harus diyakinkan bahwa ini aman,” tandas Deni.

Baca juga: Penanganan Banjir Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, DPRD Samarinda Dorong Kolaborasi dan Kajian

Ia juga menambahkan bahwa pihak kontraktor telah melakukan empat tahap penguatan pada bagian dalam terowongan, dan dirinya berharap pengujian terhadap kelayakan struktur ke depan dapat dilakukan secara cermat dan terbuka. 

“Kita ingin keselamatan menjadi yang utama. Hari ini kita sudah dapat penjelasan teknis, dan itu penting agar tak terjadi multitafsir soal kondisi terowongan ini,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved